Penyaluran Pertama, Jumlah Penerima BLT-DD Gajah Mati Langsung Dipangkas

Penyaluran Pertama, Jumlah Penerima BLT-DD Gajah Mati Langsung Dipangkas

Penyaluran Pertama, Jumlah Penerima BLT-DD Gajah Mati Langsung Dipangkas--

 RADARMUKOMUKO.COM - Pemerintah Desa (Pemdes) Gajah Mati Kecamatan Sungai Rumbai Mukomuko mulai merealisasikan program kegiatan yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahap I Tahun Anggaran (TA) 2026. 

Dimana salah satu kegiatan yang mulai mereka realisasikan. Yaitu penyaluran Bantuan Langusng Tunai Dana Desa (BLT-DD). Menariknya, dalam penyaluran ditahap pertama ini, jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) atau penerima bantuan tunai yang bersumber dari DD tersebut langsung dipangkas. 

Dimana awalnya jumlah KPM ditetapkan sebanyak 15 KPM. Namun, pada saat penyaluran Senin,(13/4/2026) kemarin, 2 orang KPM BLT-DD di desa itu langsung dipangkas. Dan ditunda penyalurannya.

Kepala Desa (Kades) Gajah Mati, Bambang Irawan, dihubungi mengatakan, pemangkasan jumlah KPM BLT-DD ini dilaksanakan karena aturan dan regulasi. 

Dimana 2 orang nama dari 15 KPM tersebut terkonfirmasi atau terdaftar sebagai penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). 

Sehingga 2 orang tersebut tidak bisa lagi menerima BLT-DD. Karena kriteria penerima BLT-DD ini adalah warga yang dikategorikan miskin ekstrim, dan belum tersentuh bantuan sosial dari pemerintah.

"Hasil Musdesus kemarin, jumlah KPM BLT-DD awalnya ditetapkan sebanyak 15 KPM. Namun, sekarang 2 nama terdata sebagai penerima BPNT. Sehingga penyaluran untuk 2 KPM itu tidak bisa dilakukan. Dan anggarannya akan masuk ke Silpa," ungkap Bambang sesuai penyaluran Senin,(13/4/2026).

Dikatakan Bambang, penyaluran ditahap pertama ini dilaksanakan untuk 3 bulan sekaligus. Yaitu Januari Februari dan Maret. 

Dimana besaran per bulannya Rp 300.000. Karena penyaluran dilaksanakan untuk 3 bulan, maka masing-masing KPM menerima bantuan tunai yang bersumber dari DD tersebut sebesar Rp 900.000. 

Pemdes Gajah Mati berharap warga atau penerima bantuan ini bisa memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik mungkin. Setidaknya digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

"Ya, sesuai dengan kesiapan kita di desa, sekarang penyaluran BLT-DD tahap pertama baru bisa kita laksanakan hari ini (kemarin red). Penyaluran dilakukan untuk 3 bulan sekaligus," ungkap Bambang Irawan.

Masih ditambahkan Bambang, terkait dengan jumlah KPM BLT-DD di Desa Gajah Mati tahun ini, betul-betul sudah diseleksi. Semua KPM mereka seleksi melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) yang dihadiri langsung oleh anggota BPD dan tokoh masyarakat. 

Sesuai kesepakan dan kemampuan anggaran tahun ini, maka jumlah KPM BLT-DD mereka tahun ini disepakati sebanyak 15 KPM. Semua KPM diseleksi secara transfaran dan terbuka. Dan tidak ada kepentingan dan hubungan keluarga terhadap warga yang ditetapkan sebagai penerima BLT-DD ini.

"Semua warga penerima bantuan ini adalah warga yang dikategorikan miskin ekstrim, dan sakit menahun. Namun, dalam perjalanan, sekarang jumlah KPM dikurang 2 KPM,"  tambahnya.*

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: