Kades Sido Makmur Imbau Warga Antisipasi Pohon Tumbang di Sekitar Rumah

Kades Sido Makmur Imbau Warga Antisipasi Pohon Tumbang di Sekitar Rumah

Kades Sido Makmur Imbau Warga Antisipasi Pohon Tumbang di Sekitar Rumah--

RADARMUKOMUKO.COM - Kepala Desa Sido Makmur, Kecamatan Air Manjuto, Fawzi Amir Asy-Sya bi, SE, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pohon tumbang di sekitar permukiman. Imbauan tersebut disampaikan menyusul peristiwa hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Mukomuko pada Kamis (2/4) malam.

Cuaca ekstrem yang terjadi sekitar pukul 18.30 WIB hingga 20.45 WIB itu menyebabkan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik, bahkan nyaris menimpa rumah warga. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah desa karena berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

Salah satu warga Desa Sido Makmur, Wardi (60), mengaku rumahnya hampir tertimpa pohon petai yang roboh akibat diterpa angin kencang. Beruntung, pohon tersebut tertahan oleh pohon kelapa sawit di sekitarnya sehingga tidak sampai menghantam bangunan rumah.

"Kalau tidak tertahan pohon sawit, dapur rumah ini sudah hancur tertimpa pohon petai,"  ujar Wardi.

Selain itu, Ketua RT VI Desa Sido Makmur, Lamun, menyampaikan bahwa badai juga menyebabkan tumbangnya pohon beringin berukuran besar di area pemakaman desa. Akibatnya, sejumlah batu nisan serta pondok di lokasi tersebut mengalami kerusakan.

"Kami bersama warga melakukan gotong royong untuk membersihkan pohon beringin yang tumbang di area makam," kata Lamun.

Menanggapi kejadian tersebut, Fawzi Amir Asy-Sya bi menegaskan pentingnya langkah antisipasi dari masyarakat, khususnya dengan memperhatikan keberadaan pohon-pohon besar di sekitar rumah. Ia meminta warga tidak memelihara pohon tinggi yang berpotensi tumbang saat terjadi angin kencang.

"Kalau ada pohon besar dekat rumah, sebaiknya segera ditebang sebagai langkah antisipasi terhadap angin kencang yang dapat menyebabkan pohon tumbang dan menimpa rumah," tegasnya.

Menurutnya, cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini harus menjadi peringatan bagi seluruh warga agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, terutama dalam meminimalkan risiko bencana.

Pemerintah desa juga mengajak masyarakat untuk aktif melakukan pemangkasan ranting atau penebangan pohon yang dinilai membahayakan. 

Langkah ini dinilai penting guna mencegah kerugian material maupun korban jiwa akibat pohon tumbang.

"Kami berharap warga lebih waspada dan segera mengambil tindakan pencegahan. Jangan menunggu kejadian yang lebih parah baru bertindak," tambahnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa perubahan cuaca yang tidak menentu dapat menimbulkan berbagai risiko. Oleh karena itu, kerja sama antara pemerintah desa dan masyarakat sangat diperlukan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tanggap terhadap potensi bencana.*

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: