Burnt Cheesecake: Sejarah, Asal-Usul, dan Fakta Unik yang Perlu Kamu Tahu!

Burnt Cheesecake: Sejarah, Asal-Usul, dan Fakta Unik yang Perlu Kamu Tahu!

Burnt Cheesecake: Sejarah, Asal-Usul, dan Fakta Unik yang Perlu Kamu Tahu!--

RADARMUKOMUKO.COM -  Dalam beberapa tahun terakhir, sebuah hidangan penutup telah berhasil mencuri perhatian para pecinta kuliner di seluruh dunia: Burnt Cheesecake. Dengan permukaannya yang gosong, teksturnya yang lumer seperti custard, dan rasanya yang kaya, kue keju ini telah menjadi fenomena global. Namun, di balik popularitasnya yang instan, Burnt Cheesecake memiliki sejarah dan asal-usul yang menarik, serta beberapa fakta unik yang menjadikannya lebih dari sekadar tren sesaat.

 

Asal-Usul: Dari Bar Sederhana Menjadi Sensasi Dunia

 

Kisah Burnt Cheesecake dimulai pada tahun 1990-an di San Sebastian, sebuah kota di wilayah Basque, Spanyol. Tepatnya, hidangan ini pertama kali diciptakan di sebuah restoran bernama La Viña, yang dikelola oleh Chef Santiago Rivera. Cheesecake yang dibuat Rivera ini sangat berbeda dari cheesecake New York yang kita kenal. Alih-alih berusaha keras untuk mendapatkan permukaan yang mulus dan tidak retak, Rivera justru membiarkan bagian atas cheesecake-nya menjadi gosong secara alami dan menonjolkan tekstur bagian dalamnya yang creamy dan lumer.

 

Awalnya, "Basque Burnt Cheesecake" ini hanyalah salah satu item di menu La Viña. Namun, dari mulut ke mulut, keunikan dan kelezatannya menyebar dengan cepat. Para koki dari seluruh Spanyol, dan kemudian dunia, mulai berdatangan ke La Viña untuk mempelajari rahasia di balik cheesecake 'gosong' yang luar biasa ini. Dalam waktu singkat, resep ini menyebar luas, dan Burnt Cheesecake menjadi ikon kuliner San Sebastian sebelum akhirnya meledak menjadi tren global.

 

Fakta Unik yang Perlu Kamu Tahu:

 

1. "Burnt" Bukanlah Kesalahan: Nama "Burnt Cheesecake" atau "Basque Burnt Cheesecake" mungkin terdengar seperti ada yang salah dalam pembuatannya. Namun, justru inilah keunikan dan esensinya. Permukaan yang gosong adalah hasil dari pemanggangan suhu tinggi yang disengaja. Karamelisasi intens pada bagian luar ini memberikan sentuhan rasa pahit yang elegan, yang sangat penting untuk menyeimbangkan kekayaan dan kemanisan bagian dalamnya. Ini adalah contoh sempurna bagaimana ketidaksempurnaan dapat menciptakan kesempurnaan.

 

2. Tidak Perlu Crust (Alas Kue): Berbeda dengan banyak jenis cheesecake lain yang mengandalkan alas biskuit atau kue, Burnt Cheesecake tidak menggunakan crust. Ini membuatnya lebih sederhana dalam proses pembuatan dan memungkinkan fokus penuh pada tekstur dan rasa bagian krim keju yang mewah.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: