Manfaat Kayu Manis untuk Mengontrol Gula Darah: Cocok untuk Penderita Diabetes!
Manfaat Kayu Manis untuk Mengontrol Gula Darah: Cocok untuk Penderita Diabetes!--
RADARMUKOMUKO.COM - Diabetes menjadi salah satu masalah kesehatan utama di seluruh dunia, dengan jumlah penderita yang terus meningkat setiap tahun. Mengontrol kadar gula darah menjadi kunci utama dalam mengelola penyakit ini dan mencegah komplikasi serius. Selain obat-obatan dan pola makan sehat, kayu manis muncul sebagai salah satu rempah alami yang terbukti efektif dalam membantu mengatur kadar gula darah, menjadikannya pilihan yang cocok dan bermanfaat bagi penderita diabetes.
Bagaimana Kayu Manis Bekerja untuk Mengontrol Gula Darah
Kayu manis memiliki mekanisme kerja yang kompleks namun efektif dalam menjaga kestabilan kadar gula darah dalam tubuh:
• Meningkatkan Sensitivitas Insulin: Senyawa aktif utama dalam kayu manis, cinnamaldehyde, membantu meningkatkan kemampuan sel-sel tubuh untuk merespons hormon insulin. Hal ini memungkinkan glukosa dari darah lebih mudah masuk ke dalam sel untuk digunakan sebagai energi, sehingga kadar gula darah tidak naik terlalu tinggi setelah makan.
• Menghambat Penyerapan Karbohidrat: Kayu manis menghambat aktivitas enzim tertentu di saluran pencernaan yang bertanggung jawab untuk memecah karbohidrat menjadi glukosa. Dengan demikian, penyerapan gula ke dalam aliran darah menjadi lebih lambat dan terkontrol.
• Meningkatkan Produksi Glukagon-Like Peptide-1 (GLP-1): Senyawa dalam kayu manis merangsang pelepasan hormon GLP-1, yang membantu menurunkan kadar gula darah dengan cara merangsang sekresi insulin dan memperlambat pengosongan lambung.
• Melindungi Sel-sel Pankreas: Kandungan antioksidan dan anti-inflamasi dalam kayu manis membantu melindungi sel-sel beta di pankreas – sel yang bertanggung jawab untuk memproduksi insulin – dari kerusakan akibat radikal bebas dan peradangan.
Selain itu, kayu manis juga membantu menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida pada penderita diabetes, yang merupakan faktor risiko tambahan untuk penyakit jantung dan komplikasi lainnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: