Garam: Mengenal Jenis, Manfaat, dan Bahaya di Balik Kristal Putih Penjaga Rasa

Garam: Mengenal Jenis, Manfaat, dan Bahaya di Balik Kristal Putih Penjaga Rasa

Garam: Mengenal Jenis, Manfaat, dan Bahaya di Balik Kristal Putih Penjaga Rasa--

RADARMUKOMUKO.COM - Garam adalah salah satu komoditas paling berharga dalam sejarah manusia. Dahulu, garam digunakan sebagai alat tukar dan pengawet makanan yang sangat vital. Di zaman modern, garam tetap menjadi primadona di setiap dapur. Namun, seiring dengan meningkatnya kesadaran kesehatan, banyak orang mulai bertanya-tanya: apakah semua garam itu sama? Dan apa yang sebenarnya terjadi jika kita terlalu banyak mengonsumsinya? Memahami jenis, manfaat, serta dampak garam adalah langkah awal menuju pola hidup yang lebih seimbang.

 

Beragam Jenis Garam di Pasaran

Meski secara kimiawi sebagian besar terdiri dari natrium klorida, tidak semua garam diciptakan sama. Perbedaan cara ekstraksi dan kandungan mineral tambahan menciptakan berbagai jenis garam yang populer saat ini:

 

1. Garam Dapur (Table Salt): Ini adalah jenis yang paling umum. Garam ini diproses secara ekstensif untuk menghilangkan kotoran dan biasanya diperkaya dengan iodium untuk mencegah gangguan tiroid.

 

2. Garam Laut (Sea Salt): Dihasilkan dari penguapan air laut. Teksturnya lebih kasar dan mengandung sedikit mineral alami seperti magnesium dan kalium, yang sering kali memberikan profil rasa yang lebih kompleks.

 

3. Garam Himalaya (Himalayan Pink Salt): Dikenal karena warna merah mudanya yang cantik, garam ini ditambang dari pegunungan di Pakistan. Warnanya berasal dari kandungan zat besi oksida. Banyak yang menganggapnya lebih sehat karena kandungan mineralnya yang lebih kaya, meski jumlahnya sebenarnya sangat kecil.

 

Manfaat Garam bagi Tubuh

Garam bukanlah sekadar penambah rasa. Dalam batas yang wajar, natrium yang terkandung dalam garam sangat penting bagi tubuh. Natrium membantu mengatur keseimbangan cairan dalam sel dan memastikan volume darah tetap stabil. Selain itu, garam berperan vital dalam transmisi impuls saraf ke seluruh tubuh dan membantu otot berkontraksi serta relaksasi. Tanpa asupan natrium yang cukup, seseorang dapat mengalami hiponatremia, suatu kondisi medis serius yang ditandai dengan sakit kepala, kebingungan, hingga kejang.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: