Cara Efektif dan Alami Mencegah dan Mengatasi Buah Mangga Agar Tidak Ulatan
buah mangga ulatan, cara mengatasi-Ilustrasi-
RADARMUKOMUKO.COM - Di banyak sentra mangga di Indonesia, musim panen seharusnya menjadi masa penuh harapan. Pohon-pohon mangga yang berbunga lebat menjanjikan hasil melimpah, namun kegembiraan itu kerap sirna ketika buah yang tampak sempurna dari luar ternyata rusak di dalam.
Ulat buah mangga menjadi momok yang menghantui petani maupun pekebun rumahan. Masalah ini bukan hal baru, tetapi tetap relevan hingga kini karena menyangkut kualitas, harga jual, dan kepercayaan konsumen.
Ulat pada buah mangga umumnya berasal dari serangan lalat buah, khususnya Bactrocera spp., yang aktif sejak fase awal pembentukan buah. Serangga ini meletakkan telur di kulit buah muda, lalu menetas menjadi larva yang memakan daging buah dari dalam.
Serangan biasanya meningkat pada musim hujan atau saat kelembapan tinggi, terutama di daerah sentra mangga seperti Indramayu, Probolinggo, dan Majalengka. Kondisi lingkungan dan kurangnya pengendalian terpadu membuat masalah ini terus berulang dari tahun ke tahun.
BACA JUGA:Layar iPhone 17 Sudah 120 Hz, Bukan Sekadar Lebih Smooth!
BACA JUGA:3 Merek Mobil Sedan Tua yang Masih Banyak Diburu Karena Awet dan Antik
Menurut Dr. Ir. Suyanto, peneliti hama tanaman dari Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika, pendekatan alami dan preventif justru menjadi kunci utama. “Ulat buah mangga tidak bisa diatasi hanya dengan satu cara.
Pencegahan sejak dini, terutama sebelum lalat buah bertelur, jauh lebih efektif dan aman dibanding penyemprotan berlebihan,” ujarnya. Pendekatan ini dinilai lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan dalam jangka panjang.
Langkah awal yang kerap diabaikan adalah sanitasi kebun. Buah mangga yang jatuh ke tanah, baik yang busuk maupun masih muda, sering menjadi sumber berkembangnya larva dan kepompong lalat buah.
Dengan rutin mengumpulkan dan memusnahkan buah sisa panen atau buah rontok, siklus hidup hama dapat diputus. Cara pemusnahan pun tidak harus rumit, cukup dengan mengubur buah sedalam tanah atau memasukkannya ke dalam karung tertutup sebelum dibuang.
BACA JUGA:Mitos atau Fakta? Menguak Rahasia Kucing Oren sebagai Simbol Keberuntungan Global
BACA JUGA:Dari Simba Hingga Seblak: Inspirasi Nama Kucing Oren yang Unik dan Penuh Karakter!
Selain sanitasi, pembungkusan buah menjadi metode alami yang terbukti efektif. Ketika buah mangga berukuran sebesar telur ayam, petani dapat membungkusnya menggunakan kertas koran, kantong kertas semen, atau plastik berlubang kecil.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
