Disway Awards

Kandungan Nutrisi Kentang: Vitamin C, Kalium, Serat, dan Antioksidan!

Kandungan Nutrisi Kentang: Vitamin C, Kalium, Serat, dan Antioksidan!

Kandungan Nutrisi Kentang: Vitamin C, Kalium, Serat, dan Antioksidan!--

RADARMUKOMUKO.COM - Ketika berbicara tentang makanan yang kaya nutrisi, kentang seringkali terlupakan atau bahkan dianggap hanya sebagai sumber karbohidrat. Padahal, si umbi yang dikenal dengan nama ilmiah Solanum tuberosum ini menyimpan empat komponen nutrisi utama yang sangat berharga bagi tubuh: vitamin C, kalium, serat, dan antioksidan. Keberadaan zat-zat ini menjadikan kentang sebagai makanan yang tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga mampu mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Vitamin C: Lebih dari yang Anda Bayangkan

Banyak orang mengaitkan vitamin C dengan buah jeruk, namun kentang justru menjadi salah satu sumber penting zat ini di dunia makanan pokok. Dalam setiap 100 gram kentang mentah, terkandung sekitar 19 miligram vitamin C – cukup untuk memenuhi hampir sepertiga kebutuhan harian dewasa. Kandungan ini bahkan lebih tinggi jika kentang dikonsumsi dengan kulitnya, karena sebagian besar vitamin C terkonsentrasi di bagian dekat kulit. Vitamin C berperan sebagai antioksidan yang melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan radikal bebas, meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi, serta membantu produksi kolagen yang menjaga elastisitas kulit dan kekuatan tulang serta pembuluh darah. Saat diolah dengan benar seperti merebus atau memanggang, kentang tetap menyimpan sebagian besar vitamin C-nya, berbeda dengan beberapa sayuran yang kehilangan nutrisinya saat dimasak terlalu lama.

Kalium: Pengatur Keseimbangan Tubuh

Kentang adalah sumber kalium yang luar biasa, bahkan melebihi kandungan pada pisang yang sering dianggap sebagai juara kalium. Setiap 100 gram kentang mengandung sekitar 429 miligram kalium, yaitu sekitar 9% dari kebutuhan harian dewasa. Mineral ini berperan penting dalam menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit di dalam tubuh, mengatur detak jantung yang normal, serta membantu mengendurkan otot dan relaksasi pembuluh darah – hal ini sangat bermanfaat untuk menjaga tekanan darah tetap stabil dan mengurangi risiko penyakit jantung serta stroke. Selain itu, kalium juga membantu dalam proses metabolisme energi dan mendukung fungsi sistem saraf.

Serat: Pendukung Kesehatan Pencernaan

Serat adalah komponen nutrisi penting yang banyak ditemukan dalam kentang, terutama pada bagian kulitnya. Dalam setiap 100 gram kentang dengan kulit, terkandung sekitar 2,2 gram serat makanan. Serat larut dalam kentang membantu memperlambat penyerapan gula darah, sehingga cocok untuk menjaga kadar glukosa tetap stabil dan mendukung manajemen diabetes tipe 2. Selain itu, serat tidak larut membantu melancarkan pergerakan usus, mencegah sembelit, dan menjaga kesehatan sistem pencernaan secara keseluruhan. Konsumsi serat yang cukup juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan menjaga berat badan ideal dengan memberikan rasa kenyang lebih lama.

Antioksidan: Pelindung Sel Tubuh

Selain vitamin C, kentang juga mengandung berbagai jenis antioksidan lain seperti flavonoid, karotenoid, dan alkaloid. Senyawa-senyawa ini bekerja sama untuk melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif yang dapat menyebabkan penuaan dini dan berbagai penyakit kronis seperti kanker, penyakit jantung, dan gangguan neurodegeneratif. Jenis kentang dengan kulit berwarna cerah seperti ungu atau merah memiliki kandungan antioksidan yang lebih tinggi, terutama antosianin yang memberikan warna khas pada kulitnya. Antioksidan dalam kentang juga membantu mengurangi peradangan dalam tubuh dan meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh.

Dengan keberadaan empat komponen nutrisi utama yang berharga ini, kentang benar-benar layak disebut sebagai makanan super yang sering terlupakan. Dengan mengolahnya dengan cara yang tepat dan mengonsumsinya secara seimbang, kita dapat meraih semua manfaat nutrisi yang ditawarkan oleh si umbi luar biasa ini.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: