Jadi Penghalang Kebahagiaan, Pistanthrophobia, Ketakutan Percaya dengan Orang Lain

Jadi Penghalang Kebahagiaan, Pistanthrophobia, Ketakutan Percaya dengan Orang Lain

Jadi Penghalang Kebahagiaan, Pistanthrophobia, Ketakutan Percaya dengan Orang Lain--

RMONLINE.ID – Dalam kaleidoskop emosi manusia, terdapat satu kondisi yang mungkin tidak terlalu dikenal namun sangat memengaruhi kehidupan banyak orang—pistanthrophobia

Istilah yang berasal dari bahasa Yunani ini menggabungkan kata "pistis" yang berarti kepercayaan dan "anthropos" yang berarti manusia, ditambah "phobia" yang berarti ketakutan. 

Secara harfiah, pistanthrophobia adalah ketakutan yang intens untuk mempercayai orang lain, khususnya dalam konteks hubungan romantis.

Pistanthrophobia jarang muncul tanpa sebab. Umumnya, kondisi ini berakar dari pengalaman traumatis di masa lalu yang melibatkan pengkhianatan kepercayaan yang mendalam. 

Seseorang yang pernah mengalami perselingkuhan, kebohongan besar, manipulasi emosional, atau bentuk pengkhianatan lainnya dari orang terkasih, berisiko mengembangkan kondisi ini. Peristiwa menyakitkan tersebut meninggalkan bekas luka emosional yang dalam, kemudian berubah menjadi mekanisme pertahanan yang berlebihan.

BACA JUGA:Kenali Tanda-tanda Lelah Secara Mental Sejak Dini

BACA JUGA:Jangan Sampai Menjadi Korban, Ini Modus-Modus Kejahatan Yang Perlu Diwaspadai

Otak manusia memiliki kecenderungan alami untuk melindungi diri dari rasa sakit di masa depan. 

Ketika seseorang mengalami trauma emosional karena mempercayai orang lain, pikiran bawah sadar menciptakan asosiasi antara "memberikan kepercayaan" dengan "rasa sakit". Hasilnya adalah respons kecemasan otomatis saat berada dalam situasi yang memerlukan pemberian kepercayaan.

Pistanthrophobia memengaruhi kehidupan penderitanya dengan berbagai cara yang kompleks.

Tanda-tanda umum kondisi ini meliputi:

• Kesulitan ekstrem untuk membuka diri dalam hubungan baru

• Kecenderungan untuk mencari kesalahan atau motif tersembunyi dalam tindakan orang lain

• Sikap defensif yang berlebihan saat ditanya tentang perasaan atau pikiran pribadi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: