Benarkah Susu Hewani Paling Efektif Dalam Menurunkan Risiko Stunting?

Benarkah Susu Hewani Paling Efektif Dalam Menurunkan Risiko Stunting?

Benarkah Susu Hewani Paling Efektif Dalam Menurunkan Risiko Stunting?-Ilustrasi -

RADARMUKOMUKO.COM - Susu hewani adalah salah satu sumber protein yang sangat baik untuk anak-anak.

Protein hewani mengandung asam amino esensial yang lengkap dan berperan penting dalam proses pembentukan otot, peningkatan daya tahan tubuh, percepatan metabolisme, dan peningkatan kecerdasan anak.

Selain itu, susu hewani juga mengandung zat besi, zink, vitamin D, vitamin B12, dan DHA yang mendukung kesehatan saraf, otak, dan sel darah merah.

Menurut dr. Ika Puspita Sari, Sp.A, Konsultan Gizi Anak, produk susu merupakan salah satu protein hewani yang paling efektif dalam menurunkan risiko stunting, yaitu kondisi gagal pertumbuhan pada balita akibat kekurangan gizi.

Stunting dapat mempengaruhi perkembangan fisik dan mental anak, serta berdampak pada kualitas hidup di masa depan.

BACA JUGA:4 Perbedaan Kadungan Kepadatan Susu Hewani, Domba, Kambing, Kuda dan Sapi

Data menunjukkan bahwa satu dari empat anak di Indonesia mengalami stunting, dengan perkiraan sekitar 5 juta anak mengalami kondisi ini.

Untuk mencegah stunting, penting bagi orangtua untuk memperhatikan asupan gizi anak sejak 1.000 hari pertama kehidupan, yaitu mulai dari masa kehamilan hingga usia 2 tahun.

Pada masa ini, kebutuhan gizi anak sangat tinggi dan berpengaruh besar pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Beberapa langkah yang dapat dilakukan orangtua adalah:

- Memberikan cukup nutrisi selama masa kehamilan, termasuk protein hewani dan suplemen sesuai anjuran dokter.

- Memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan, karena ASI mengandung berbagai zat gizi mikro dan makro yang sangat penting untuk anak, termasuk protein whey dan kolostrum yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi.

- Memberikan MPASI yang seimbang dan bervariasi saat bayi mencapai usia 6 bulan, dengan memastikan asupan protein hewani yang cukup, seperti susu, telur, ikan, dan daging.

BACA JUGA:Catat, Ini Rekomendasi Susu untuk Meningkatkan Pertumbuhan Tinggi Badan Anak

- Memantau tumbuh kembang anak secara rutin, dengan mengukur tinggi dan berat badan anak, serta membawa anak ke Posyandu terdekat secara berkala.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: