Dinas Kesehatan Survei Massal Deteksi Penyakit Frambusia di Mukomuko, Apa Itu Frambusia?

Dinas Kesehatan Survei Massal Deteksi Penyakit Frambusia di Mukomuko, Apa Itu Frambusia?

Dinas Kesehatan Survei Massal Deteksi Penyakit Frambusia di Mukomuko, Apa Itu Frambusia?--

MUKOMUKO, RADARMUKOMUKO.COM – Pemerintah Kabupaten MUKOMUKO, melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) akan melakukan survei darah warga secara massal, upaya deteksi dini penderita penyakit frambusia

Frambusia merupakan penyakit infeksi pada kulit yang disebabkan oleh bakteri treponema pallidum pertenue. 

Sesuai rencana, pengambilan sampel darah warga secara massal dilaksanakan pada pekan depan. 

Hal ini disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pemberantasan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Jajad Sudrajat di ruang kerjanya, Senin, 2 Oktober 2023. 

Dikatakan Jajad, target survei darah secara massal akan dilaksanakan di 30 desa yang tersebar di wilayah kabupaten Mukomuko.

‘’Sesuai target, sampel darah ini untuk 1.020 orang,’’ ungkap Jajad. 

BACA JUGA:Mister Kris, Bos Jual Beli Mobil Ditangkap Polres Mukomuko

Survei darah warga secara massal ini dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko untuk mengetahui sebaran penderita frambusia di Kabupaten Mukomuko. 

Dalam pelaksanaan survei, dilaksanakan oleh petugas kesehatan dari Kementerian Kesehatan RI dan dibantu petugas dari Dinas Kesehatan dan petugas kesehatan pada Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kabupaten Mukomuko. 

‘’Berdasarkan random sampling, kita berharap daerah ini bebas atau tidak satu pun sampel menunjukkan bakteri frambusia,’’ ulasnya.  

Selain itu, kata Jajad, Kabupaten Mukomuko juga diusulkan sebagai daerah bebas dari kasus frambusia ke Kementerian Kesehatan RI. Sebagai pertimbangan, sejak tahun 2018 daerah ini tidak ditemukan kasus frambusia. 

‘’Meski kasusnya belum pernah ditemukan, dinas tetap berupaya untuk melakukan pencegahan penyakit kulit kronis dan menular tersebut. Penyakit frambusia ini bisa dikarenakan faktor status gizi dan sanitasi yang tidak baik,’’ urainya. 

BACA JUGA:Bupati Mukomuko Tinjau Pekerjaan Rehab Jembatan Air Sekubung Akses Masyarakat Malin Deman

Sebelum menginjak tahun 2018, kasus frambusia pernah ditemukan di wilayah Desa Sungai Ipuh, Kecamatan Selagan Raya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: