Rakor Bersama Mendagri, Bupati Mukomuko: Daerah Diminta Serius Tangani Inflasi

Rakor Bersama Mendagri, Bupati Mukomuko: Daerah Diminta Serius Tangani Inflasi

--

RADARMUKOMUKO.COM – Bupati, Dandim 0428/MM, Kapolres, Kajari dan Sekda Mukomuko, mengikuti rapat koordinasi (Rakor) pengendalian inflasi daerah bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara virtual zoom dari ruang Media Center Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Mukomuko, Senin (31/10/2022).

Pada Rakor yang dihadiri oleh perwakilan Menteri Perdagangan, Kepala Badan Pusat Statistik, Kepala Badan Pangan Nasional, Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, Kepala Staf Umum TNI serta Pejabat Pimpinan Tinggi Madia dan Pejabat Pimpinan Tinggi Lembaga tersebut. Mendagri Tito Karnavian menekankan agar masing-masing daerah dapat memperhatikan secara serius tentang pengendalian inflasi. Di samping instrumen monitoring dan evaluasi (monev) mingguan dan bulanan, Mendagri juga meminta daerah melaksanakan intervensi-intervensi untuk pengendalian harga barang maupun jasa agar tidak terjadi lonjakan. 

Begitu disampaikan Bupati Mukomuko, H. Sapuan, SE., MM., Ak., CA., CPA didampingi Kapolres Mukomuko, AKBP Nasuwanto, S.Ik., MH., Kajari Mukomuko Rudi Iskandar, SH., MH dan Dandim 0428/MM, Letkol CZi Rinaldo Rusdy, SIP usai mengikuti Rakor. 

‘’Mendagri meminta seluruh kepala daerah agar betul-betul serius dalam hal pengendalian inflasi ini, jangan sampai menanjak. Semua kepala daerah diminta memantau maupun monitoring secara bersama-sama, baik secara mingguan maupun bulanan. Di samping itu juga, Mendagri meminta daerah melaksanakan intervensi-intervensi dalam pengendalian inflasi,’’ sampainya. 

Dalam kesempatan Rakor, Mendagri juga menyampaikan bahwa pandemi Covid-19 ditambah lagi dengan adanya geopolitik Rusia – Ukrainia, memperburuk sistem perekonomian dunia. Betapa tidak, Rusia pengekspor minyak nomor 4 terbesar dunia dan penyuplai gas pertama di Eropa. Dan Rusia juga pengekspor gandum dan tepung nomor 2 terbesar didunia. Dampak dari geopolitik Rusia -Ukrainia, terdapat sejumlah negara yang tingkat inflasinya menanjak. Dengan demikian, secara nasional Mendagri meminta semua daerah mendukung pengendalian inflasi agar agar tidak terjadi hal yang sama dengan beberapa negara luar.   

‘’Sama-sama kita ketahui, di luar negeri inflasi saat ini sangat berdampak terhadap perekonomian terhadap suatu negara. Inilah tugas yang selalu dipantau dan dimonitor oleh Mendagri. Mendagri menginginkan, TNI, Polri dan kejaksaan satu perahu mengutamakan pendampingan pada daerah agar tidak ragu-ragu menggunakan instrumen keuangan yang ada, disamping mengaktifkan Satgas pangan dan tim pengendali inflasi daerah,’’ ulas Bupati. 

Pemkab Mukomuko Siap Anggarkan Dana Pengendalian Inflasi di 2023

Pada kesempatan ini, Bupati Sapuan juga menegaskan, untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan harga barang kebutuhan masyarakat,   di APBD Kabupaten Mukomuko tahun 2023, diwajibkan adanya pos anggaran untuk kegiatan pengendalian inflasi. Persiapan anggaran ini, dapat digunakan sewaktu-waktu, sebagai intervensi daerah untuk pengendalian harga barang kebutuhan ketika terjadi lonjakan.  

‘’Di 2023 harus mutlak adanya anggaran pencegahan inflasi. Ini dipakai untuk operasional, dalam artian operasi pasar murah, dan kegiatan lain yang erat kaitannya dengan inflasi, terkhusus 20 komoditi yang betul-betul harus stabil harganya,’’ demikian Bupati Sapuan. (nek)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: