7 Pabrik Beli TBS Kelapa Sawit Di Atas Rp 1.300 Per Kg

7 Pabrik Beli TBS Kelapa Sawit Di Atas Rp 1.300 Per Kg

Petani Sawit--

LUBUK PINANG, RADARMUKOMUKO.com - Jika dibandingkan dengan harga sebelumnya, harga tandan buah segar (TBS) di Kabupaten Mukomuko mulai berangsur naik.

Dengan kenaikan tersebut, mayoritas pabrik membeli TBS kelapa sawit milik petani diatas harga Rp 1.300 per kilogram (Kg).

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Mukomuko, Apriansyah, ST,MT mengatakan, dari 10 pabrik yang ada di daerah ini, 7 pabrik diantaranya membeli sawit di atas harga yang telah ditetapkan tim. Dimana tim menetapkan harga sawit Rp 1.273 per Kg, sedangkan pabrik rata-rata membeli sawit petani diatas harga Rp 1.300 per Kg.

''Saat ini harga sawit di tujuh dari 10 pabrik lebih tinggi dari harga yang ditetapkan oleh tim. Dengan ini kami minta semua pabrik membeli buah sawit sesuai dengan harga yang diputuskan oleh tim,'' kata Apriansyah.

Lanjutnya, adapun harga TBS kelapa sawit di sejumlah pabrik saat ini bervariasi. Seperti PT. Sapta Sentosa Jaya Abadi sebesar Rp 1.100 per Kg, PT. Daria Dharma Pratama Rp 1.320 per Kg dan PT. Bumi Mentari Karya sebesar Rp 1.360 per Kg. Kemudian harga sawit di PT. Karya Sawitindo Mas sebesar Rp 1.300 per Kg, PT. Mukomuko Indah Lestari Rp 1.320 per Kg, PT.

Karya Agro Sawitindo sebesar Rp 1.210 per Kg. Sedangkan harga sawit di PT. Gajah Sakti Sawit sebesar Rp 1.380 per Kg, merupakan harga tertinggi untuk saat ini. Selanjutnya harga sawit di PT. Usaha Sawit Mandiri sebesar Rp 1.270 per Kg dan harga sawit di PT. Surya Andalan Primatama Rp 1.310 per Kg. 

''Naiknya harga sawit ini, setelah kita menindaklanjuti hasil rapat Tim Penetapan Harga Pembelian TBS Kelapa Sawit Produksi Pekebun Provinsi Bengkulu.

Dimana tim menetapkan harga pembelian buah sawit di tingkat pabrik terendah Rp 1.147 per Kg dan harga tertinggi Rp 1.533 per Kg. Dari harga itu pabrik diberikan toleransi sebesar lima persen untuk membeli sawit petani, yakni sebesar Rp 1.273 per Kg,'' tutup Apriansyah.(api)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: