Beras Porang, Alternatif Pangan Sehat
--
RADARMUKOMUKO.COM - Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat akan gaya hidup sehat, beras porang mulai muncul sebagai salah satu alternatif pangan pengganti nasi. Beras yang berasal dari umbi tanaman porang atau _Amorphophallus muelleri_ ini tidak mengandung beras sungguhan, melainkan hasil olahan dari tepung porang yang kaya akan serat glucomannan.
Para ahli gizi menilai beras porang memiliki keunggulan dibanding beras putih biasa. Kandungan kalorinya jauh lebih rendah, indeks glikemiknya juga rendah sehingga cocok dikonsumsi penderita diabetes. Selain itu, teksturnya yang kenyal dan rasanya yang netral membuatnya mudah dipadukan dengan lauk-pauk seperti nasi pada umumnya. “Beras porang bisa jadi solusi untuk menekan konsumsi karbohidrat berlebih tanpa harus menghilangkan kebiasaan makan nasi,” ujar seorang ahli gizi di Bengkulu.
Di daerah penghasil porang seperti Jawa Timur, Nganjuk, dan Madiun, petani mulai melirik porang sebagai komoditas bernilai ekonomi tinggi. Permintaan pasar ekspor ke Jepang, Tiongkok, dan Korea juga terus naik karena porang digunakan sebagai bahan makanan diet dan bahan baku industri. Di sisi lain, beberapa UMKM di Indonesia kini mulai memproduksi beras porang siap saji dalam kemasan untuk memenuhi kebutuhan konsumen urban yang sibuk.
Meski potensinya besar, tantangan masih ada. Harga beras porang di pasaran saat ini masih lebih tinggi dibanding beras biasa, dan proses pengolahannya membutuhkan teknologi agar rasa sepat dari umbi porang bisa hilang sempurna. Pemerintah dan akademisi pun mendorong edukasi kepada masyarakat agar tidak salah mengolah porang mentah yang mengandung kalsium oksalat.
Dengan tren hidup sehat yang terus tumbuh, beras porang diprediksi akan semakin populer dalam beberapa tahun ke depan. Jika rantai pasok dan harganya bisa ditekan, bukan tidak mungkin beras porang akan menjadi “beras masa depan” yang membantu ketahanan pangan sekaligus menekan angka penyakit tidak menular di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: