Pastikan Pupuk Subsidi Tepat Sasaran, Pendataan Poligon Sawah Dilakukan Perorangan

Pastikan Pupuk Subsidi Tepat Sasaran, Pendataan Poligon Sawah Dilakukan Perorangan

--

Dengan teknologi Sistem Informasi Geografis (GIS), batas dan luas lahan setiap petani dapat direkam berdasarkan koordinat sehingga data yang dihasilkan lebih akurat dan dapat disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan.

Data tersebut juga diharapkan dapat memperkuat validasi usulan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok Elektronik (e-RDKK). 

Alokasi pupuk bersubsidi dapat disesuaikan dengan luas lahan yang benar-benar digarap petani, sehingga potensi kelebihan maupun kekurangan kuota dapat diminimalkan.

Selain itu, pendataan secara perorangan dapat membantu mencegah manipulasi dan tumpang tindih data lahan. Setiap bidang sawah nantinya terhubung dengan identitas petani, termasuk Nomor Induk Kependudukan (NIK), serta koordinat lahan yang jelas.

Dalam pelaksanaannya, petugas terlebih dahulu mengumpulkan data identitas petani dan perkiraan luas sawah. Selanjutnya, PPL bersama petani turun ke lapangan untuk menentukan titik-titik batas lahan menggunakan perangkat GPS atau telepon pintar. Titik-titik tersebut kemudian dihubungkan hingga membentuk poligon tertutup.

Data poligon yang telah dibuat selanjutnya disinkronkan ke sistem pendataan pertanian sebagai basis data resmi. Dengan pembaruan data tersebut, pemerintah diharapkan dapat menyalurkan pupuk bersubsidi secara lebih transparan, akurat, dan sesuai dengan kebutuhan petani di lapangan.*

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: