Disenggol PT. Bazcorp Citra Indonesia Terkait Pemecatan 67 Satpam, Disnakertrans Panggil Bos PT. Agromuko

Disenggol PT. Bazcorp Citra Indonesia Terkait Pemecatan 67 Satpam, Disnakertrans Panggil Bos PT. Agromuko

nurdiana kadis nakertrans-amris-

 

RADARMUKOMUKO.COM - Pemecatan atau pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 67 orang Satpam bakal melebar dan berbuntut panjang.

Selain diproses oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Mukomuko, pemecatan tenaga kerja ini juga mulai menjadi perhatian anggota DPRD dan berbagai pihak. Apalagi ada isu, transaksional oleh oknum dalam perekrutan Satpam baru oleh PT. Bazcorp Citra Indonesia yang menaungi.

Dinas Nakertrans Mukomuko sudah memanggil perwakilan puluhan Satpam yang di PHK dan telah menghubungi pihak penyedia atau outsourcing PT. Bazcorp Citra Indonesia.

Selanjutnya bos PT. Agromuko juga akan dipanggil. Pasalnya keterangan dari pihak PT. Bazcorp Citra Indonesia, menyenggol Agromuko soal evaluasi Satpam ini.

Kepala Dinas Nakertrans Mukomuko, Nurdiana, SE, MAP ditemui di ruang kerjanya, mengatakan sesuai dengan laporan yang disampaikan, pihaknya telah meminta keterangan dari para pekerja atau Satpam PT. Agromuko. Mereka menyampaikan beberapa keluhan dan tuntutan.

BACA JUGA:Belum Seluruh Desa Peserta Pilkades Serentak Sampaikan SK Panitia Pilkades

BACA JUGA:Jelang Shopee 9.9, Kolaborasi Naykilla & Tenxi Makin Viral dan Ramai Dibicarakan Netizen

"Kita sudah minta keterangan pelapor atau 67 orang Satpam sesuai tupoksi kami dari Nakertrans," katanya.

Selain itu, juga dari Bazcorp Citra Indonesia juga sudah diminta penjelasan, baik melalui pimpinan yang ada di Mukomuko maupun melalui telephone pimpinan Bazcorp Citra Indonesia di Jakarta.

Selanjutnya pihak Agromuko juga sudah disurati, tapi belum bisa datang, karena pimpinannya berada di luar. Pihaknya akan pertanyakan alasan menggunakan jasa PT Bazcorp Citra Indonesia hingga adanya masalah ini.

"Agromuko juga kami panggil, karena dari penjelaskan pihak Bazcorp Citra Indonesia, salah satu alasannya melakukan evaluasi, lantaran ada keluhan Agromuko soal kinerja Satpam, seperti adanya buah sawit yang hilang dan sebagainya," tegas Nurdiana.

Nurdiana juga mengakui, PHK terhadap puluhan Satpam ini sudah menjadi perhatian dari anggota DPRD Mukomuko. Pihaknya sudah dihubungi anggota dewan untuk mempertanyakan dan adanya rencana untuk hearing.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: