Begini Cara Memupuk Pohon Sawit di Tanah Gambut
Begini Cara Memupuk Pohon Sawit di Tanah Gambut--
Parit-parit kecil dibuat untuk menjaga kedalaman air pada level tertentu, tidak terlalu dangkal agar tanah tidak kering dan mudah terbakar, namun juga tidak terlalu tinggi sehingga akar terendam. “Kalau air terlalu tinggi, akar bisa busuk dan pupuk tidak bekerja optimal,” jelas Rudi.
Waktu pemupukan pun diperhitungkan cermat. Umumnya dilakukan dua hingga tiga kali dalam setahun, disesuaikan dengan umur tanaman dan fase pertumbuhan. Pada tanaman muda, kebutuhan nitrogen lebih tinggi untuk mendorong pertumbuhan vegetatif.
Sementara pada tanaman menghasilkan, kalium mendapat porsi lebih besar karena berperan penting dalam pembentukan buah dan peningkatan rendemen minyak.
Pendekatan berimbang ini mulai menunjukkan hasil. Data kelompok tani setempat mencatat peningkatan produksi tandan buah segar hingga 10–15 persen dalam dua tahun terakhir setelah menerapkan pemupukan berbasis rekomendasi analisis tanah. Lebih dari itu, biaya pupuk dapat ditekan karena aplikasi menjadi lebih tepat sasaran.
Di tengah tantangan harga pupuk yang fluktuatif dan tekanan isu lingkungan terhadap perkebunan sawit, praktik pemupukan yang bijak di tanah gambut menjadi bagian dari upaya keberlanjutan. Penggunaan pupuk secara efisien tidak hanya berdampak pada produktivitas, tetapi juga mengurangi risiko pencemaran air dan emisi gas rumah kaca akibat degradasi gambut.
Sumber erita:
1. Agus, F., & Subiksa, I. G. M. (2008). Lahan Gambut: Potensi untuk Pertanian dan Aspek Lingkungan. Balai Penelitian Tanah, Badan Litbang Pertanian.
2. Indonesian Journal of Agricultural Science, berbagai edisi tentang manajemen hara dan pemupukan kelapa sawit di lahan gambut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: