Disway Awards

Lindungi Diri Secepatnya, Gegini Cara Deteksi Dini Kanker Serviks

Lindungi Diri Secepatnya, Gegini Cara Deteksi Dini Kanker Serviks

Lindungi Diri Secepatnya, Gegini Cara Deteksi Dini Kanker Serviks--

RADARMUKOMUKO.COM - Kanker serviks masih menjadi momok menakutkan bagi wanita di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Di Bengkulu sendiri, data dari Dinas Kesehatan Provinsi menunjukkan bahwa kasus kanker serviks menempati peringkat tinggi sebagai penyebab kematian akibat kanker pada wanita. 

Namun, tahukah Anda bahwa penyakit ini dapat dicegah dan bahkan disembuhkan jika terdeteksi pada tahap awal? Pap smear adalah salah satu metode pemeriksaan yang paling efektif untuk mendeteksi sel abnormal di leher rahim sebelum berkembang menjadi kanker yang berbahaya.

Pap smear, juga dikenal sebagai tes Pap, adalah pemeriksaan sederhana yang dilakukan dengan mengambil sampel sel dari permukaan leher rahim dan daerah sekitarnya. 

Sampel sel tersebut kemudian diperiksa di laboratorium untuk melihat adanya perubahan yang tidak normal atau tanda-tanda awal pertumbuhan sel kanker. 

Pemeriksaan ini pertama kali diperkenalkan oleh dokter George Papanicolaou pada tahun 1920-an, dan sejak saat itu telah menyelamatkan jutaan nyawa wanita di seluruh dunia dengan membantu mendeteksi kanker serviks pada tahap yang masih dapat ditangani.

Kapan sebaiknya wanita mulai melakukan pap smear? Menurut pedoman dari Asosiasi Dokter Kandungan Indonesia, wanita disarankan untuk melakukan pemeriksaan pertama kali saat usia 21 tahun, atau setahun setelah pertama kali aktif secara seksual – mana yang datang lebih dulu.

Bagi wanita dengan risiko tinggi, seperti yang memiliki riwayat keluarga dengan kanker serviks atau pernah terinfeksi HPV berisiko tinggi, dokter mungkin akan merekomendasikan untuk memulai pemeriksaan lebih awal. 

Untuk wanita usia 21-29 tahun, pap smear disarankan dilakukan setiap 3 tahun sekali. Sedangkan bagi wanita usia 30 tahun ke atas, dapat dilakukan kombinasi tes pap smear dan tes HPV setiap 5 tahun, atau pap smear saja setiap 3 tahun.

Proses pemeriksaan pap smear biasanya hanya memakan waktu 5-10 menit dan tidak menyebabkan rasa sakit yang berarti, hanya mungkin sedikit tidak nyaman. 

Selama pemeriksaan, Anda akan diminta untuk berbaring di meja pemeriksaan dengan kaki dinaikkan dan dibuka. 

Dokter akan memasukkan spekulum ke dalam vagina untuk melihat leher rahim, kemudian menggunakan sikat atau kuas khusus untuk mengambil sampel sel. Setelah itu, sampel akan dikirim ke laboratorium untuk analisis, dan hasil biasanya dapat diperoleh dalam waktu 1-2 minggu.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan pap smear agar hasilnya akurat. Hindari melakukan pemeriksaan selama masa menstruasi, atau tunggu minimal 2 hari setelah menstruasi berakhir. 

Jangan melakukan hubungan seksual, menggunakan obat-obatan dalam vagina, mencuci bagian dalam vagina, atau menggunakan tampon minimal 24 jam sebelum pemeriksaan. 

Jika Anda sedang hamil atau memiliki kondisi kesehatan tertentu seperti perdarahan abnormal, sebaiknya beri tahu dokter terlebih dahulu sebelum melakukan pemeriksaan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: