Bedah Panu dan Kurap pada Kulit

Selasa 19-05-2026,15:25 WIB
Reporter : Tim Redaksi RM
Editor : Tim Redaksi RM

 Banyak kasus kambuh karena pasien berhenti berobat terlalu cepat atau tidak menjaga kebersihan,” kata dr. Fajar.

Selain itu, pemilihan pakaian juga berperan penting. Bahan yang menyerap keringat seperti katun lebih disarankan dibandingkan bahan sintetis yang dapat meningkatkan kelembapan kulit. Lingkungan tempat tinggal yang bersih dan memiliki sirkulasi udara baik juga membantu mengurangi risiko pertumbuhan jamur.

Dalam beberapa kasus, stigma sosial terhadap panu dan kurap masih cukup kuat. Kondisi ini sering dikaitkan dengan kurangnya kebersihan, padahal faktor penyebabnya lebih kompleks. Edukasi yang tepat menjadi penting untuk mengubah persepsi tersebut dan mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan kulit.

Di tengah kehidupan yang serba cepat, perhatian terhadap hal-hal kecil seperti kebersihan kulit sering kali terabaikan. Padahal, kulit yang sehat adalah cerminan dari keseimbangan tubuh dan lingkungan. 

Panu dan kurap mungkin tampak sederhana, tetapi keduanya mengingatkan bahwa perawatan diri bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk penghargaan terhadap tubuh.*

 

Kategori :