Gorengan dan Risiko Kolesterol Tinggi yang Perlu Diwaspadai Saat Puasa

Sabtu 07-03-2026,15:53 WIB
Reporter : Tim Redaksi RM
Editor : Tim Redaksi RM

 

3. Pola Makan yang Tidak Seimbang

Saat puasa, banyak orang yang hanya mengonsumsi gorengan sebagai makanan utama saat sahur atau berbuka, tanpa menyertakan makanan lain yang kaya nutrisi seperti sayuran, buah-buahan, atau sumber protein sehat. Hal ini menyebabkan asupan serat, vitamin, dan mineral yang rendah, sementara asupan kalori dan lemak berlebih. Pola makan seperti ini tidak hanya meningkatkan kadar kolesterol tetapi juga menyebabkan peningkatan berat badan dan resistensi insulin.

 

4. Kurangnya Aktivitas Fisik

Selama puasa, sebagian orang mengurangi aktivitas fisik karena merasa lelah atau kurang energi. Padahal, olahraga secara teratur membantu menurunkan kadar kolesterol LDL dan meningkatkan kolesterol HDL. Kombinasi antara konsumsi gorengan yang berlebih dan kurangnya aktivitas fisik akan mempercepat peningkatan risiko kolesterol tinggi dan masalah kesehatan terkait.

 

Langkah Pencegahan yang Dapat Dilakukan

 

Untuk menghindari risiko kolesterol tinggi akibat konsumsi gorengan selama puasa, Anda dapat melakukan beberapa langkah berikut:

 

• Batasi konsumsi gorengan menjadi maksimal 1–2 kali seminggu dan pilih yang dibuat dengan minyak sehat (seperti minyak zaitun atau minyak jagung) yang diganti secara teratur.

 

• Ganti sebagian gorengan dengan makanan sehat seperti ikan bakar, tahu bakar, perkedel sayur panggang, atau lalapan segar.

 

• Pastikan menu sahur dan berbuka mengandung karbohidrat kompleks, protein berkualitas, serat, vitamin, dan mineral.

Tags :
Kategori :

Terkait