“Dalam situasi bencana, empati harus mengalahkan ambisi. Keuntungan yang diperoleh dengan menekan orang lain bukan hanya merusak tatanan sosial, tetapi juga menggerus nilai ibadah dalam muamalah,” ujarnya.
Lebih jauh, Islam memandang harta sebagai amanah. Al-Qur’an dalam Surah Al-Baqarah ayat 188 mengingatkan agar manusia tidak memakan harta sesama dengan cara batil. Ayat ini menjadi landasan moral bahwa transaksi ekonomi tidak sekadar urusan duniawi, melainkan bagian dari pertanggungjawaban spiritual.