RADARMUKOMUKO.COM - Masjid Agung Baitul A’la, yang lebih dikenal masyarakat sebagai Masjid Giok Nagan Raya di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, berdiri megah.
Dengan arsitektur khas dan penggunaan material batu giok yang unik, Masjid Giok Nagan Raya kini menjadi salah satu magnet wisata religi di Aceh.
Nuansa religius yang kuat berpadu dengan kilau batu giok yang memperindah bangunan masjid, menciptakan suasana ibadah yang tenang dan menyejukkan.
Interior Masjid Giok memukau siapa pun yang datang. Dinding dan lantai dilapisi batu giok, permata hijau yang langka dan bernilai tinggi.
Pantulan cahaya pada permukaan giok menciptakan nuansa sejuk dan damai, seolah mengajak setiap pengunjung untuk sejenak melupakan hiruk-pikuk dunia luar.
BACA JUGA:Rekomendasi Menu Makan Sahur Agar Kuat Berpuasa Sampai Berbuka, Hindari Mie Instan
BACA JUGA:Puasa Ramadhan Bagus Untuk Kesehatan, Ini Diantara Manfaat Berpuasa
Setiap sore menjelang berbuka puasa, kawasan masjid dipenuhi jamaah. Ada yang datang lebih awal untuk berzikir, ada pula yang sekadar duduk menikmati ketenangan sembari menunggu azan magrib.
Ramadan membuat masjid ini bukan sekadar tempat ibadah, melainkan ruang perjumpaan spiritual yang hangat.
Khadam masjid, Teuku Raja Jufrizal, menuturkan selama Ramadan, Masjid Agung Baitul A’la tak pernah sepi kegiatan.
Selain salat lima waktu dan tarawih, pengurus masjid rutin menggelar tadarus Al-Qur’an, ceramah Ramadan, hingga buka puasa bersama.
"Suasananya sangat tenang dan sejuk. Cocok sekali untuk beribadah di bulan Ramadan," kata Teuku Raja.
BACA JUGA:Hp Samsung dan Infinix Harga Rp 2 Jutaan Jelang Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah
BACA JUGA:Pemimpin Iran Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia Terkena Rudal Dari Israel Bersama Amerika