• Bahan dalam jumlah besar lebih murah: Membeli bahan mentega, tepung, keju, dan telur dalam jumlah besar biasanya memberikan harga yang lebih ekonomis dibandingkan membeli kastengel yang sudah dikemas.
• Tidak ada biaya tambahan: Anda tidak perlu membayar biaya kemasan, distribusi, atau laba penjual yang biasanya menjadi bagian dari harga kastengel komersial.
• Bisa dibuat dalam jumlah fleksibel: Anda bisa menyesuaikan jumlah produksi sesuai kebutuhan, sehingga tidak ada pemborosan dan Anda hanya menghabiskan biaya untuk apa yang benar-benar diperlukan. Misalnya, membuat 1 kg kastengel homemade hanya menghabiskan biaya sekitar Rp50.000-Rp75.000, sedangkan yang sama di pasaran bisa mencapai Rp120.000-Rp150.000.
Lebih Puas – Keseruan dan Nilai Emosional yang Tak Tertandingi
Proses membuat kastengel homemade tidak hanya menghasilkan camilan lezat, tetapi juga memberikan kepuasan emosional yang luar biasa.
• Kegiatan keluarga yang menyenangkan: Membuat kastengel bisa menjadi aktivitas bersama keluarga atau teman-teman menjelang Lebaran. Anak-anak bisa membantu membentuk atau menaburkan keju pada kastengel, sehingga menciptakan momen kebersamaan yang berharga.
• Disesuaikan rasa dan bentuk: Anda bisa berkreasi dengan variasi rasa seperti menambahkan paprika merah untuk rasa sedikit pedas, wijen hitam untuk tekstur tambahan, atau bahkan membentuk kastengel dengan bentuk unik sesuai tema Lebaran.
• Nilai hadiah yang lebih berarti: Kastengel homemade yang diberikan sebagai oleh-oleh memiliki makna lebih dalam karena dibuat dengan tangan sendiri dan penuh cinta. Penerima akan merasakan perhatian dan usaha yang Anda curahkan.