RADARMUKOMUKO.COM - Pagi hari di sejumlah kota Indonesia kini terasa berbeda. Jalanan yang dulu dipenuhi deru sepeda motor perlahan diselingi suara halus sepeda listrik yang melaju tenang.
Kendaraan ramah lingkungan ini tidak lagi identik dengan harga mahal atau teknologi rumit. Dalam beberapa tahun terakhir, sepeda listrik justru menjadi pilihan masyarakat lintas usia karena dinilai praktis, ekonomis, dan cukup tangguh untuk kebutuhan harian.
Perubahan ini tidak terjadi secara tiba-tiba. Sejak pandemi dan kenaikan harga bahan bakar dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat mulai mencari alternatif transportasi yang lebih hemat.
Di kota-kota padat seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya, sepeda listrik menjadi solusi jarak pendek hingga menengah.
Tak hanya untuk bekerja, kendaraan ini juga digunakan untuk belanja, mengantar anak sekolah, hingga menunjang aktivitas usaha kecil.
Menurut pengamat transportasi perkotaan dari Universitas Gadjah Mada, Dr. Budi Rahardjo, tren sepeda listrik di Indonesia tumbuh karena kombinasi faktor ekonomi dan kesadaran lingkungan.
BACA JUGA:Kucing Oren: Si 'Preman' Berhati Emas, Pilihan Hewan Peliharaan Terbaik untuk Keluarga!
BACA JUGA:Dua Sisi Si Bulu Oranye: Mengungkap Perbedaan Kucing Oren Domestik vs Liar
“Masyarakat membutuhkan kendaraan yang murah dioperasikan, minim perawatan, dan tetap andal di jalan. Sepeda listrik menjawab kebutuhan itu,” ujarnya dalam diskusi daring tentang mobilitas berkelanjutan.
Di tengah meningkatnya minat tersebut, muncul sejumlah merek sepeda listrik yang menawarkan harga terjangkau namun dikenal bandel.
Salah satu yang cukup menonjol adalah Selis. Merek lokal ini sudah hadir lebih dari satu dekade dan dikenal konsisten mengembangkan sepeda listrik untuk berbagai segmen.
Produk Selis banyak digunakan di lingkungan perumahan hingga kawasan wisata. Rangka yang kokoh dan ketersediaan suku cadang menjadi alasan utama konsumen memilih merek ini.
Agus Widodo, pemilik toko sepeda listrik di Bekasi, menuturkan bahwa Selis termasuk yang paling jarang kembali ke bengkel. “Baterainya awet, motornya kuat, dan kalau ada masalah, spare part mudah dicari,” katanya.
Merek lain yang tak kalah populer adalah United E-Motor. Berangkat dari nama besar United sebagai produsen sepeda konvensional, United E-Motor memanfaatkan pengalaman panjangnya di industri ini.