Mengukir Benang Buruk, Inilah Mengapa Kita Sulit Percaya dengan Orang di Sekitar Kita

Kamis 27-02-2025,07:30 WIB
Reporter : Ahmad Famuji
Editor : Ferly Saputra

Terkadang, media dan berita yang kita konsumsi juga memperkuat persepsi ini. Dengan fokus yang berlebihan pada berita negatif dan kejahatan, kita bisa terkondisi untuk melihat dunia sebagai tempat yang lebih berbahaya dan manusia sebagai makhluk yang lebih tidak dapat dipercaya daripada kenyataan sebenarnya.

3. Terbiasa Melakukan Semuanya Secara Mandiri

Kemandirian adalah sifat yang positif, tetapi ketika diambil ke tingkat ekstrem, bisa menjadi penghalang dalam membangun kepercayaan. Orang yang terbiasa mengandalkan diri sendiri sering kali mengembangkan keyakinan bahwa "jika ingin sesuatu dikerjakan dengan benar, lakukan sendiri."

Mereka yang tumbuh dalam keadaan di mana mereka harus mandiri sejak dini—mungkin karena ketidakhadiran figur pengasuh yang stabil, tuntutan untuk bertanggung jawab pada usia muda, atau kurangnya dukungan—sering mengembangkan kesulitan dalam mendelegasikan tanggung jawab atau mempercayai orang lain untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Kemandirian ekstrem ini menciptakan lingkaran yang memperkuat diri: semakin sedikit kita membiarkan orang lain membantu atau mendukung kita, semakin sedikit kesempatan mereka untuk membuktikan bahwa mereka dapat dipercaya. Tanpa bukti positif bahwa orang lain dapat diandalkan, kecenderungan untuk hanya mempercayai diri sendiri menjadi semakin kuat.

Kesulitan mempercayai orang lain bukanlah kelemahan atau cacat karakter, melainkan respons yang dapat dipahami terhadap pengalaman hidup. Mengenali akar dari kesulitan ini adalah langkah pertama dalam perjalanan menuju penyembuhan dan kemampuan untuk membangun hubungan yang sehat dan saling percaya.

Meskipun sulit, belajar untuk mempercayai orang lain adalah keterampilan yang dapat dikembangkan secara bertahap. Dimulai dengan langkah-langkah kecil, seperti mempercayai orang dalam hal-hal yang relatif tidak berisiko, kemudian secara bertahap meningkatkan tingkat kepercayaan seiring waktu, dapat membantu membangun kembali kemampuan untuk menjalin hubungan yang berdasarkan pada kepercayaan.*

Kategori :