Tanaman Cangkok: Solusi Sehat atau Ancaman bagi Buah-Buahan?

Senin 04-03-2024,17:00 WIB
Reporter : Anwar
Editor : Ahmad Kartubi

RADARMUKOMUKO.COM - Tanaman cangkok adalah teknik pertanian yang menggabungkan dua tanaman yang berbeda menjadi satu. Tujuannya adalah untuk mendapatkan hasil panen yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih tahan terhadap hama dan penyakit. Namun, apakah tanaman cangkok benar-benar solusi sehat untuk buah-buahan? Atau malah menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan dan lingkungan?

Keuntungan Tanaman Cangkok

Tanaman cangkok memiliki beberapa keuntungan, antara lain:

- Mempercepat proses pertumbuhan dan berbuah. 

Tanaman cangkok bisa berbuah dalam waktu lebih singkat dibandingkan tanaman biasa, karena sudah memiliki akar dan batang yang matang. Misalnya, tanaman mangga cangkok bisa berbuah dalam waktu 2-3 tahun, sedangkan tanaman mangga biasa bisa membutuhkan waktu 5-10 tahun.

BACA JUGA:Caleg PDIP juga Mantan Ketua KPU Melapor ke Bawaslu, Pemilu di MM Terancam Batal

BACA JUGA:Hasil Pemilihan DPR RI, Adik Bupati Mukomuko Suara Terbanyak, Istri Gubernur Kalah

- Meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen. 

Tanaman cangkok bisa menghasilkan buah-buahan yang lebih besar, lebih manis, lebih berwarna, dan lebih seragam. Tanaman cangkok juga bisa menghasilkan buah-buahan yang lebih banyak, karena bisa menyesuaikan diri dengan kondisi tanah dan iklim yang berbeda.

- Menghemat biaya dan tenaga. 

Tanaman cangkok tidak membutuhkan perawatan yang terlalu intensif, karena sudah memiliki daya tahan yang tinggi terhadap hama dan penyakit. Tanaman cangkok juga tidak membutuhkan pupuk dan pestisida yang berlebihan, karena sudah mendapatkan nutrisi dan perlindungan dari tanaman induknya.

Kerugian Tanaman Cangkok

Tanaman cangkok juga memiliki beberapa kerugian, antara lain:

- Mengurangi keragaman genetik. 

Tanaman cangkok tidak bisa melakukan reproduksi secara seksual, karena tidak memiliki bunga dan biji yang normal. Tanaman cangkok hanya bisa berkembang biak dengan cara vegetatif, yaitu dengan memotong dan menempelkan bagian tanamannya. Hal ini menyebabkan tanaman cangkok kehilangan variasi genetik, yang penting untuk adaptasi dan evolusi.

Kategori :