Pemdes Lubuk Bento Sukses Merealisasikan Fisik TA 2026
RADARMUKOMUKO.COM - Kinerja Pemerintah Desa Lubuk Bento Kecamatan Pondok Suguh Mukomuko patut diapresiasi. Pasalnya, kegiatan pembangunan fisik yang telah direncakan dalam dokumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026, sekarang telah selesai direalisasikan. Adapun kegiatan pembangunan fisik yang direncanakan dan sudah selesai dikerjakan saat ini.
Yaitu pembangunan 2 titik sukur bor. Dimana pembangunan 2 titik sumut bor tersebut bersumber dari Dana Desa (DD) tahap TA 2026. Bahkan kedua titik bangunan sumur bor tersebut juga sudah Dimonitoring dan Dievaluasi (Monev) oleh pihak kecamatan. Sesuai dengan hasil pengecekan, semua volume bangunan sudah sesuai dengan perencanaan dan tidak ada bagian volume yang kurang.
Kepala Desa (Kades) Lubuk Bento, Hamsin, melalui Sekdes, Ependi Hidayat, mengatakan, meskipun tahun 2026 ini DD lebih banyak dipangkas untuk mendukung Program Strategis Nasional (PSN) yang masuk ke desa.
Namun, Pemdes Lubuk Bento tetap mengalokasikan DD untuk kegiatan pembangunan fisik, dalam rangka memenuhi kebutuhan air bersih untuk masyarakat desa. Sesuai dengan perencanaan yang mereka tetapkan. Anggaran untuk pembangunan 2 titik sumur bor ini, dialokasikan ditahap I. Sesuai dengan target, sekarang kedua kegiatan pembangunan fisik tersebut sudah selesai dikerjakan.
BACA JUGA:Pemdes Kota Praja Mulai Gerak Susun RKPDes 2027
BACA JUGA:Manfaatkan Anggaran SiLPA, Bangunan Fisik Desa Lubuk Cabau Bertambah Satu Item
"Ya, kegiatan fisik kita tahun ini hanya pembangunan sumur bor 2 titik. Anggarannya kemarin kita alokasikan ditahap I, Alhamdulillah sekarang telah selesai dikerjakan," kata Ependi dihubungi Minggu,((26/72026).
Lanjutnya, dari segi bangunan sudah selesai 100 persen. Namun, sekarang kedua pembangunan tersebut belum dilakukan serah terima. Karena masih menunggu kWh.
Untuk sementara ini sumur bor tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat dengan menggunakan kWh rumah masyarakat yang ada di sekitar sumur tersebut. Untuk serah terima bangunan ini, rencananya akan dilaksanakan setelah kWh terpasang. Yang pasti sekarang air kedua sumur bor tersebut, sudah lancar dan sudah dimanfaatkan oleh masyarakat selaku sasaran pemanfaat bangunan.
"Menjelang adanya kWh kedua sumur bor tersebut sudah bisa dimanfaatkan dengan menggunakan kWh warga desa yang ada di sekitar. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kWh untuk sumur bor ini sudah terpasang," paparnya.
Ditambahkannya, pembangunan sumur bor ini dilaksanakan karena diusulkan oleh masyarakat dalam Musdes usulan pembangunan sebelum perencanaan TA 2026 ditetapkan.
Karena sumur bor ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat dalam rangka untuk memudahkan masyarakat mendapatkan air bersih, mereka Pemdes langsung berupaya mengalokasikan DD untuk kegiatan pembangunan sumur bor. Setelah DD dipangkas untuk mendukung PSN yang masuk ke Desa Lubuo Bento, mereka langsung mengalokasikan untuk kegiatan pembangunan sumur bor.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: