Kuota Haji Mukomuko Diproyeksi Naik, Peluang Jemaah Berangkat Makin Besar
jamaah haji mukomuko--
RADARMUKOMUKO.COM - Kabar menggembirakan datang bagi calon jemaah haji di Kabupaten Mukomuko. Setelah beberapa tahun menghadapi keterbatasan kuota keberangkatan, pada musim haji 2027 kuota untuk daerah ini diproyeksikan meningkat tajam. Dibandingkan tahun 2026, kenaikan kuota diperkirakan mencapai sekitar 367 persen, sehingga peluang masyarakat untuk berangkat ke Tanah Suci semakin terbuka.
Jika pada tahun 2026 hanya enam calon jemaah yang memperoleh kesempatan berangkat, maka pada tahun 2027 jumlah tersebut diperkirakan mencapai sekitar 28 orang. Dengan demikian, terjadi penambahan sebanyak 22 orang atau sekitar 367 persen dibandingkan kuota tahun sebelumnya. Bahkan, angka tersebut masih berpotensi bertambah setelah pemerintah menetapkan kuota nasional secara final.
Kepala Kantor Haji dan Umrah Mukomuko, H. Darmanto, SH.I., MH., mengatakan proyeksi peningkatan kuota tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat yang selama ini harus menunggu antrean panjang untuk dapat menunaikan ibadah haji.
"Kalau dibandingkan tahun ini, kenaikannya cukup signifikan. Dari enam orang menjadi sekitar 28 orang pada 2027. Dan itu masih berpeluang bertambah," ujar Darmanto.
BACA JUGA:Summoners War Account Berkualitas Dibangun Lewat Monster, Rune, dan Strategi yang Tepat
BACA JUGA:Gelar Pra Pelaksanaan Fisik DD Tahun 2026, Pemdes Suka Pindah Fokus Bangun JUT
Menurutnya, peningkatan kuota yang hampir lima kali lipat itu menunjukkan adanya penyesuaian alokasi dari pemerintah pusat. Meski demikian, jumlah tersebut masih bersifat proyeksi sehingga tetap menunggu keputusan resmi mengenai pembagian kuota haji nasional.
Ia menjelaskan, penetapan kuota haji dipengaruhi oleh berbagai faktor. Selain kebijakan Pemerintah Arab Saudi mengenai jumlah jemaah yang dapat diterima, kuota nasional Indonesia juga menjadi dasar dalam pembagian alokasi ke setiap provinsi dan kabupaten/kota. Karena itu, jumlah kuota yang diterima daerah dapat berubah hingga penetapan resmi diumumkan.
Darmanto berharap peningkatan kuota tersebut dapat membantu mengurangi panjangnya daftar tunggu calon jemaah haji di Kabupaten Mukomuko. Selama ini, keterbatasan kuota menjadi salah satu kendala utama yang menyebabkan masyarakat harus menunggu bertahun-tahun sebelum mendapat kesempatan berangkat ke Tanah Suci.
Di sisi lain, Kantor Haji dan Umrah Mukomuko terus melakukan pembaruan data serta pembinaan terhadap calon jemaah. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh calon jemaah yang masuk dalam daftar keberangkatan telah siap, baik dari sisi administrasi maupun kondisi kesehatan, ketika kuota resmi ditetapkan.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat yang telah mendaftar agar tetap bersabar dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum memiliki dasar resmi. Seluruh proses pemberangkatan akan tetap mengacu pada ketentuan pemerintah dan sistem antrean yang berlaku.
"Dengan adanya sinyal peningkatan kuota ini, harapan masyarakat Mukomuko untuk segera menunaikan ibadah haji kembali terbuka. Namun kepastian akhir tetap menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat," pungkas Darmanto.*
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: