Rumput Liar Sempitkan Badan Jalan Provinsi di Kecamatan V Koto

Rumput Liar Sempitkan Badan Jalan Provinsi di Kecamatan V Koto

jalan provinsi-Istimewa-

 

RADARMUKOMUKO.COM – Badan jalan provinsi di wilayah Kecamatan V Koto, Kabupaten Mukomuko, kembali dipenuhi rumput liar. Baik disisi kanan, maupaun kiri jalan mulai ditutupi rumput, yang tentunya cukup menggangu bahkan bisa membahayakan para pengedara.

Sebab jarak pandang pengendara jadi terbatas, serta memperkecil luas jalan karena keberadaan rumput liar. Hal ini tentu menjadi keluhan pengendara. Mereka berharap ada kegiatan normalisasi jalan, seperti tebas bayang.

Ardiansyah, salah seorang pengendara mengatakan, kondisi jalan provinsi di V Koto cukup mengkhawatirkan. Selain banyak lubang dibeberapa titik, jalan milik pemerintah provinsi ini juga kurang terawat.

Seperti sekarang, badan jalan di sisi kiri maupun kanan sudah mulai tertutup dengan rumput liar. Akibatnya jalan menjadi lebih sempit, dan jarak pandang pengedara juga ikut terganggu. Bagaimana tidak, bahkan ada rumput yang sudah terlalu banyak hampir memakan separuh badan jalan. 

“Badan jalan provinsi di wilayah Kecamatan V Koto kembali dipenuhi rumput liar. Sehingga jalan jadi lebih sempit dan jarak pandang juga terganggu,”ucapnya.

BACA JUGA:Baru 63 BUM Desa di Mukomuko Kantongi Sertifikat AHU, DPMD Tingkatkan Pendampingan

BACA JUGA:Kontraktor Proyek Jembatan Lubuk Selandak Segera Teken Kontrak, Agustus Mulai Kerja

Lanjutnya, jika dibiarkan tentu kondisi tersebut cukup membahayakan para pengendara. Apalagi jalan di V Koto banyak tikungan serta tanjakan dan turunan.

Selain medan yang cukup ekstrim, lebar jalan juga menyempit akibat banyak rumput liar. Untuk itu, ia berharap kedepan pemerintah maupun pihak terkait rutin melaksanakan normalisasi. Misalnya kegiatan tebas bayang guna membersihkan rumput liar yang tumbuh dibadan jalan. Sehingga kondisi jalan bisa kembali seperti semula, tidak sempit.

“Kondisi ini bisa membahayakan pengendara karena jalan juga ikut menyempit. Harusnya memang ada program rutin dilakukan normalisasi tebas bayang,”tambahnya.

Senada disampaikan salah seorang warga, Yoki, ia mengatakan, beberapa bulan lalu memang sempat ada yang melakukan tebas bayang di jalan ini.

Tapi mereka tidak tahu petugas dari pemerintah, atau pihak lain. Tapi yang jelas kegiatan itu sangat bermanfaat untuk para pengendara. Pasalnya pasca dilakukan tebas bayang, jalan kembali luas dan tidak sempit. Sehingga pengendara bisa lebih leluasa.

“Tapi memang tiga bulan saja tidak dilakukan tebas bayang rumput sudah kembali tumbuh dan mempersempit badan jalan,”ucapnya.*

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: