Harga Oli Naik, Kantong Pengendara Makin Terkuras

Harga Oli Naik, Kantong Pengendara Makin Terkuras

harga oli naik--

 

RADARMUKOMUKO.COM - Isi kantong pengendara bakal makin terkuras, pasalnya harga oli kendaraan juga dikabarkan mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Kenaikan ini bahkan disebut jauh lebih tinggi dibanding tren penyesuaian harga pada kondisi normal.

Dilansir dari disway.id, pengemudi ojek online mengaku Sandi harus menyisihkan sebagian penghasilannya untuk mengganti oli motor. 

Dulu, biaya perawatan rutin itu tidak terlalu membebani. Kini, ketika harga oli menembus Rp100 ribu per botol, pengemudi ojek online tersebut harus berhitung lebih ketat agar kendaraan yang menjadi sumber nafkahnya tetap bisa beroperasi.

"Dulu Rp300 ribu sama sekarang Rp300 ribu itu berbeda. Pengeluarannya jauh lebih besar sekarang," ungkap Sandi kepada disway.id di Jakarta pada Sabtu, 13 Juni 2026 malam WIB.

BACA JUGA:Jaksa Bakal Terus Bongkar Dugaan Mark Up Pengadaan Barang Program MBG

Sandi mengungkapkan, salah satu pengeluaran yang paling terasa adalah biaya penggantian oli motor.

Jika sebelumnya pergantian oli setiap dua minggu masih dianggap wajar dan tidak terlalu membebani, kini kondisi tersebut berubah.

Ia mengaku harga oli yang sudah menembus kisaran Rp100 ribu membuat dirinya harus lebih berhitung dalam mengatur keuangan.

"Biasanya dua minggu sekali harus ganti oli. Kalau sekarang ganti oli dua minggu sekali lumayan berat dengan harga segitu, terutama untuk orang seperti saya yang mencari nafkah di jalan," terang dia.

Kenaikan biaya tersebut membuat sebagian pengemudi harus bekerja lebih keras untuk menutupi kebutuhan perawatan kendaraan yang menjadi modal utama mencari penghasilan.*

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: