Tenaga Pendamping Profesional Dirotasi, Bagian dari Penyegaran dan Evaluasi Kinerja

Tenaga Pendamping Profesional Dirotasi, Bagian dari Penyegaran dan Evaluasi Kinerja

pendamping desa--

 

 

RADARMUKOMUKO.COM - Ribuan Tenaga Pendamping Profesional (TPP) atau Pendamping Desa di berbagai daerah di Indonesia mengalami rotasi tempat tugas. 

Kebijakan tersebut juga berlaku bagi para pendamping desa yang bertugas di Kabupaten Mukomuko. 

Pergeseran wilayah kerja ini merupakan bagian dari langkah penyegaran organisasi, evaluasi kinerja, serta optimalisasi program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

Rotasi dilakukan sebagai upaya pemerataan kapasitas pendamping sekaligus memberikan suasana kerja baru di wilayah dampingan. 

Selain itu, kebijakan ini juga bertujuan mencegah kejenuhan kerja dan meminimalisir potensi konflik kepentingan di daerah penugasan.

Secara nasional, Kemendes PDTT tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap puluhan ribu pendamping desa. 

Evaluasi tersebut dilakukan guna memastikan integritas dan kualitas kinerja para pendamping dalam mendukung pembangunan desa, pengelolaan keuangan desa, hingga pemberdayaan masyarakat.

BACA JUGA:Masjid Agung Mukomuko Potong 5 Ekor Hewan Kurban Dari Jamaah

BACA JUGA:Menurut Fikih Islam, Inilah Ciri Domba dan Sapi yang Layak Dijadikan Hewan Qurban

Salah seorang Tenaga Pendamping Profesional di Kabupaten Mukomuko, Juli Hernadi, S.Pt mengaku baru sekitar satu bulan terakhir bertugas di wilayah Kecamatan Air Manjuto. Sebelumnya, ia bertugas di Kecamatan V Koto selama kurang lebih tiga tahun. Bahkan sebelum itu, dirinya pernah ditugaskan di Kecamatan Selagan Raya.

Di Kecamatan Air Manjuto, Juli menggantikan Ahmad Fauzi, S.I.P yang kini dipindahkan ke Kecamatan Lubuk Pinang.

"Sebagian besar TPP mengalami rotasi. Bagi saya itu tidak masalah. Sebagai pendamping desa memang harus siap ditugaskan di mana saja. Tempat baru juga menjadi ajang silaturahmi dan memperbanyak teman tanpa mengesampingkan tugas utama," ujar Juli.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: