Adab yang Disunahkan pada Salat Jumat
Sholat Idul Fitri Wajib Jamaahnya Mesti 40 Orang Ini Penjelasannya--
RADARMUKOMUKO.COM - Bagi banyak orang, Salat Jumat bukan sekadar kewajiban mingguan, melainkan momentum untuk menghadirkan penghormatan terbaik kepada Allah melalui adab, kebersihan, dan penampilan yang pantas.
Dalam ajaran Islam, Jumat memiliki kedudukan istimewa. Hari itu disebut sebagai penghulu segala hari, waktu ketika umat Islam berkumpul dalam satu saf untuk mendengarkan khutbah dan melaksanakan salat berjamaah.
Karena itulah, Rasulullah SAW memberi perhatian besar terhadap tata cara menghadiri Salat Jumat, termasuk dalam urusan berpakaian dan menjaga adab.
Ustaz Ahmad Fauzi, pengajar fikih di Bengkulu, menjelaskan bahwa Islam sangat menekankan kebersihan dan kerapian ketika seorang muslim hendak beribadah.
Menurutnya, memakai pakaian terbaik saat Salat Jumat merupakan bentuk penghormatan terhadap syiar agama.
“Rasulullah mengajarkan umatnya agar mandi sebelum berangkat Jumat, memakai pakaian bersih, menggunakan wewangian, dan datang lebih awal ke masjid. Semua itu menunjukkan kemuliaan hari Jumat,” ujarnya saat ditemui usai pengajian di sebuah masjid besar di Kota Bengkulu, Jumat pekan lalu.
Anjuran memakai pakaian terbaik pada hari Jumat berangkat dari hadis Nabi Muhammad SAW yang mendorong umat Islam tampil rapi dan bersih ketika berkumpul untuk ibadah.
Meski tidak diwajibkan mengenakan pakaian baru, Islam mengutamakan pakaian yang suci, sopan, dan enak dipandang. Warna putih juga menjadi pilihan yang dianjurkan karena melambangkan kebersihan dan kesederhanaan.
Tidak hanya soal pakaian, adab menuju masjid pun memiliki nilai spiritual yang mendalam. Jamaah dianjurkan berjalan dengan tenang, tidak tergesa-gesa, serta memperbanyak zikir dan doa.
BACA JUGA:Camat Ingatkan Desa Segera Realisasikan Pembangunan Fisik DD
BACA JUGA:Kondisi Jalan Provinsi di Desa Pondok Tengah Rusak Parah
Ketika khutbah dimulai, seluruh jamaah diminta menjaga ketenangan dan mendengarkan khatib dengan khusyuk. Bahkan berbicara hal kecil saat khutbah berlangsung dianggap dapat mengurangi kesempurnaan pahala Jumat.
Di tengah kehidupan modern yang serba cepat, sebagian orang mulai memandang Salat Jumat sekadar rutinitas mingguan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: