Kondisi Jalan Provinsi di Desa Pondok Tengah Rusak Parah

Kondisi Jalan Provinsi di Desa Pondok Tengah Rusak Parah

Warga Keluhkan Debu Tebal Perbaikan Jalan Nasional, Pihak Kontraktor Diminta Rutin Melakukan Penyiraman--

 

RADARMUKOMUKO.COM – Jalan milik provinsi di Desa Pondok Tengah, Kecamatan V Koto, kembali dikeluhkan masyarakat. Pasalnya kondisi jalan di Pondok Tengah mulai kembali mengkhawatirkan, pasca diperbaiki secara swadaya oleh warga setempat beberapa tahun lalu. Dimana lubang-lubang pada jalan provinsi kembali berlubang, bahkan ketika cuaca kerap hujan, banyak air tergenang. Akibatnya akses lalu-lintas di jalan tersebut sulit dilalui. 

Andri, salah seorang pengguna jalan, mengatakan, kondisi jalan provinsi di wilayah Pondok Tengah, memang sangat mengkhawatirkan. Jalan di wilayah tersebut rusak para, banyak badan jalan berlubang dan air tergenang dimana-mana ketika cuaca hujan. Adapun panjang jalan yang rusak hampir sekitar 500 meter lebih.

Dengan kondisi tersebut, pengendara seperti dirinya maupun masyarakat banyak mengeluh. Sebab jalan ini juga menjadi akses penting sebagai penghubung beberapa kecamatan, mulai dari Air Manjuto, V Koto dan Lubuk Pinang. 

“Kondisi jalan ini memang sudah ditahap mengkhawatirkan. Kami sebagai pengguna jalan terkadang terganggu, terlebih ketika jalan menjadi becek,”katanya.

Lanjutnya, sebagai masyarakat, sangat berharap ada perbaikan dari pemerintah. Paling tidak perbaikan tambal sulam agar lubang yang menganga bias tertutup. Seperti jalan provinsi di wilayah Lubuk Pinang, dimulai dari Desa Ranah Karya sampai Resno, beberapa waktu lalu dapat perbaikan.

BACA JUGA:Pemerintah Pastikan Timbangan Sawit Akurat, Upaya Lindungi Petani dari Kerugian Transaksi

BACA JUGA:Pemdes Marga Mulya Sakti Buka Donasi untuk Korban Kebakaran, Kerugian Ditaksir Capai Rp300 Juta

Sedangkan jalan di wilayah V Koto, mulai dari Lalang Luas sampai Pondok Panjang, kondisinya juga rusak tidak dapat perbaikan. Padahal jalan ini dalam satu jalur dan sama-sama milik Pemerintah Provinsi Bengkulu. 

“Kita sebagai masyarakat berharap kepada pemerintah agar dapat melakukan perbaikan, minimal tambal sulam agar jalan tidak berlubang,”tambahnya.

Keluhan lain datang dari warga setempat, Abu Razak, ia mengatakan, sepertinya jalan provinsi di Pondok Tengah, memang belum pernah diperbaiki. Sekitar dua tahun lalu, perbaikan dilakukan secara swadaya oleh warga setempat, berupa pengecoran rabat. Baik material, alat, semuanya hasil sumbangan dari warga desa serta para donator lainnya. Tapi karena hanya berupa pengecoran dari semen, tidak bisa bertahan lama. Belum satu tahun kondisi jalan kembali rusak dan berlubang seperti sekarang. 

“Kondisi jalan memang sempat mulus karena hasil swadaya masyarakat. Tapi sekarang jalan kembali berlubang dan sulit dilewati,”pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: