64 Madrasah Terima Siswa Baru, Minat Masyarakat Cukup Tinggi
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mukomuko H. Widodo, S.H.I --
RADARMUKOMUKO.COM - Tahun pelajaran 2025-2926 akan berakhir, sekolah mulai membuka pendaftaran untuk penerimaan siswa baru tahun pembelajaran 2026-2027, termasuk madrasah.
Di Kabupaten Mukomuko terdapat lebih kurang sekolah madrasah yang berada dibawah naungan kementerian agama mulai melaksanakan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Minat orang tua untuk memasukkan anaknya ke sekolah agama cukup tinggi.
Kepala kantor Kemenag Mukomuko, H. Widodo. S.HI, mengatakan saat ini ada 15 madrasah berstatus negeri di Mukomuko, yaitu 7 MIN, 6 MTs dan 2 MAN, selebihnya swasta.
Semua madrasah membuka penerimaan murid baru. Informasi sementara minat calon anak didik cukup tinggi, bahkan di beberapa madrasah kuota calon siswa baru sudah terpenuhi.
"Sejak di buka pendaftaran penerimaan siswa baru di madrasah, calon siswa yang mendaftar cukup banyak, bahkan sekarang sudah ada yang memenuhi kuota seperti beberapa madrasah negeri," kata Widodo.
BACA JUGA:5 Oleh-Oleh Khas Sumbar Yang Sering Dibeli Para Pengunjung
BACA JUGA:Jika ke Aceh, Ini Oleh-Oleh Khas Yang Harus Dibawa Pulang
Terkait penerimaan anak didik baru di madrasah tidak menggunakan sistem zonasi seperti sekolah umum lainnya.
Pasalnya madrasah jumlahnya sedikit, bahkan untuk MA Negeri hanya ada dua di Mukomuko dan MTs negeri 7. Pihak sekolah hanya melakukan seleksi terhadap calon anak didik secara terbuka di sekolah masing-masing.
"Tidak ada sistem zonasi, pendaftaran bisa langsung ke sekolah dengan memenuhi syarat yang ditentukan," paparnya.
Ia juga memastikan untuk madrasah negeri tidak ada pungutan dalam penerimaan siswa baru. Sedangkan untuk madrasah swasta tidak ada pembatasan sama dengan sekolah swasta lainnya, karena sekolah swasta memiliki kebijakan sendiri dalam menjalankan yayasannya.
"Kalau madrasah negeri tidak ada pungutan, beda dengan swasta yang merupakan milik yayasan, mereka yang menentukan kebijakan masing-masing," tegasnya.
Masih dikatakan Widodo, madrasah swasta sebagian besar cukup maju dan banyak diminati orang tua murid walaupun biaya cukup tinggi dibanding sekolah negeri. Namun juga ada beberapa madrasah swasta yang kesulitan mendapat calon murid baru.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: