Bau Mulut Busuk Ternyata Bukan Karena Karang Gigi, Ini Penyebab Sebenarnya yang Sering Diabaikan
Bau Mulut Busuk Ternyata Bukan Karena Karang Gigi, Ini Penyebab Sebenarnya yang Sering Diabaikan-RADARMUKOMUKO.COM - -Sumber Ai
RADARMUKOMUKO.COM - Aroma tak sedap yang keluar dari mulut kerap menjadi persoalan yang diam-diam mengganggu kepercayaan diri. Banyak orang mengaitkannya dengan karang gigi, sesuatu yang tampak kasatmata dan mudah disalahkan.
Namun di balik anggapan tersebut, para ahli kesehatan mengungkapkan fakta lain yang lebih mendasar. Bau mulut sering kali bersumber dari masalah yang tidak terlihat dan lebih kompleks dari sekadar karang gigi.
Bukan Sekadar Karang Gigi
Di sebuah klinik gigi di Kota Bengkulu, banyak pasien datang dengan keluhan serupa. Mereka berharap bau mulut hilang setelah membersihkan karang gigi.
Salah satunya Andi (35), yang mengaku rutin scaling setiap enam bulan.
“Saya pikir ini karena karang gigi, tapi setelah dibersihkan tetap saja baunya ada,” ujarnya.
Dokter gigi yang menanganinya, drg. Nila Pratama, menjelaskan bahwa karang gigi memang bisa menjadi faktor, tetapi bukan penyebab utama.
Penyebab Utama: Bakteri di Lidah
Menurut drg. Nila, sumber utama bau mulut justru berasal dari bakteri anaerob yang berkembang di bagian belakang lidah dan rongga mulut.
Bakteri ini menghasilkan senyawa sulfur volatil yang menimbulkan aroma tidak sedap.
“Bau mulut itu sering kali berasal dari lidah yang tidak dibersihkan, bukan hanya dari gigi,” jelasnya.
Permukaan lidah yang bertekstur membuat sisa makanan dan bakteri mudah menempel. Jika tidak dibersihkan secara rutin, kondisi ini dapat memperparah bau mulut meski gigi terlihat bersih.
Faktor Lain yang Memicu Bau Mulut
Selain kebersihan mulut, beberapa kondisi lain juga bisa menjadi penyebab, di antaranya:
- Mulut kering akibat kurang minum
- Gangguan pencernaan
- Infeksi saluran pernapasan
- Kebiasaan merokok
- Konsumsi makanan beraroma tajam
Produksi air liur yang rendah juga menjadi faktor penting. Air liur berfungsi sebagai pembersih alami dalam rongga mulut.
“Jika produksi air liur berkurang, bakteri akan lebih mudah berkembang,” tambah drg. Nila.
Fakta Medis tentang Bau Mulut
Berbagai penelitian di bidang kesehatan mulut menunjukkan bahwa sekitar 80–90 persen kasus bau mulut berasal dari rongga mulut, terutama karena aktivitas bakteri.
Sementara sisanya berkaitan dengan kondisi kesehatan lain seperti gangguan lambung atau penyakit tertentu.
Peran Pola Makan
Ahli gizi Rina Wulandari menjelaskan bahwa pola makan juga sangat berpengaruh terhadap bau mulut.
Makanan tertentu dapat meninggalkan residu yang memicu bau, terutama jika tidak diimbangi dengan kebersihan mulut yang baik.
BACA JUGA:Katanya Dilarang Minum Obat Setelah Ngopi, Begini Penjelasannya
Cara Mengatasi Bau Mulut Secara Efektif
Untuk mengatasi bau mulut, tidak cukup hanya membersihkan gigi. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:
1. Bersihkan Lidah Secara Rutin
Gunakan pembersih lidah untuk menghilangkan bakteri yang menempel.
2. Sikat Gigi dan Gunakan Benang Gigi
Membersihkan sela-sela gigi membantu mengurangi sisa makanan.
3. Perbanyak Minum Air Putih
Mencegah mulut kering dan membantu produksi air liur.
4. Hindari Rokok dan Makanan Berbau Tajam
Kebiasaan ini bisa memperparah bau mulut.
5. Periksa Kesehatan Secara Berkala
Jika bau mulut tidak hilang, bisa jadi ada masalah kesehatan lain yang perlu ditangani.
BACA JUGA:Tumbuhan Liar Ini Ternyata Ampun Untuk Mengobati Luka Karena Benda Taham Atau Terjatuh
Kesimpulan
Bau mulut bukan hanya disebabkan oleh karang gigi. Faktor utama justru berasal dari bakteri di lidah dan kondisi kesehatan lainnya.
Dengan menjaga kebersihan rongga mulut secara menyeluruh dan menerapkan pola hidup sehat, masalah bau mulut dapat diatasi secara efektif.
Lebih dari sekadar penampilan, napas segar juga mencerminkan kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: who
