DPRD MUKOMUKO, HUT 23 MUKOMUKO

Pemerintah Perpanjang Visa Jamaah Umrah RI Yang Tertahan di Arab

Pemerintah Perpanjang Visa Jamaah Umrah RI Yang Tertahan di Arab

Menjadi Rangkaian Wajib Saat Ibadah Haji, Inilah Sejarah Dari Tradisi Lempar Jumrah-Ilustrasi-Berbagai Sumber

 

RADARMUKOMUKO.COM - Akibat konflik di kawasan Timur Tengah, banyak warga Indonesia terutama jamaah umrah yang tidak bisa pulang ke Indonesia.

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf menyatakan pemerintah membantu memperpanjang visa jamaah umrah tersebut.

Gus Irfan menjelaskan eskalasi konflik di Timur Tengah telah berdampak pada stabilitas keamanan regional dan aktivitas transportasi udara internasional. 

Sejumlah negara di kawasan tersebut menutup ruang udara, terutama pada jalur yang selama ini menjadi lintasan utama penerbangan internasional menuju kawasan Teluk.

BACA JUGA:ASN PNS dan PPPK Dilarang Curi Star dan Nambuh Libur Lebaran Idul Fitri

BACA JUGA:Belanja Pegawai Maksimal 30 Persen di APBD 2027, TPP ASN di MukomukoTerancam Dinihilkan

Akibat kondisi tersebut, proses keberangkatan maupun kepulangan jamaah umrah, terutama yang menggunakan penerbangan transit, mengalami gangguan.

Berdasarkan laporan yang diterimanya hingga 11 Maret 2026, tercatat sebanyak 50.374 orang peserta umrah masih berada di Arab Saudi. 

Dari jumlah tersebut, sekitar 14.115 orang berpotensi mengalami keterlambatan kepulangan akibat gangguan penerbangan.

BACA JUGA:Mutasi Pejabat Mukomuko, 25 Eselon III, 47 Eselon IV dan 8 Fungsional Dilantik Bupati

Gus Irfan menjelaskan berdasarkan pengamatannya di lapangan hingga 9 Maret 2026, sebanyak 20.581 peserta umrah Indonesia telah berhasil dipulangkan ke Tanah Air.

Namun pada saat yang sama, keberangkatan jamaah umrah dari Indonesia masih terus berlangsung melalui penerbangan langsung dengan jumlah sekitar 2.000 hingga 3.000 orang per hari.*

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: