BPOM dan Pemda Turun Pastikan Takjil Atau Menu Buka Puasa Aman Dari Zat Berbahaya

BPOM dan Pemda Turun Pastikan Takjil Atau Menu Buka Puasa Aman Dari Zat Berbahaya

Pengecekan takjil di Mukomuko-Radar Mumuko-Amris

 

RADARMUKOMUKO.COM — Tim gabungan dari BPOM Bengkulu dan Pemda yaitu Dinas Kesehatan dan Dispereindagkop-UKM Kabupaten Mukomuko turun mengecek bahan pangan berupa menu berbuka atau takjil yang banyak dijual pedagang di berbagai lokasi.

Kegiatan ini untuk memastikan takjil yang dijual pedagang aman dari zat berbahaya untuk kesehatan masyarakat yang mengkosumsinya.

Pada Kamis sore, 26 Februari 2026, tim turun melakukan pengambilan dan pengujian sampel jajanan takjil di dua titik penjualan.

Dua lokasi yang menjadi sasaran pemeriksaan yakni kawasan bundaran Kota Mukomuko dan pasar takjil Desa Lubuk Sanai III, Kecamatan XIV Koto. 

BACA JUGA:THR PNS dan PPPK di Mukomuko Adalah Satu Bulan Gaji, Total Rp 21 Miliar

BACA JUGA:Iuran BPJS Kesehatan Mungkin Naik, Warga Miskin Tetap Gratis

Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi peredaran makanan yang berpotensi mengandung zat berbahaya di tengah meningkatnya aktivitas jual beli takjil selama Ramadan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Jajat Sudrajat, SKM, MSi, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa di lokasi bundaran Kota Mukomuko, tim mengambil sebanyak 13 sampel makanan dan minuman. 

Sementara di pasar takjil Desa Lubuk Sanai III, jumlah sampel yang diperiksa mencapai 24 jenis.

"37 sampel yang diuji. Pemeriksaan difokuskan pada kandungan zat berbahaya seperti rodamin B, methanil yellow, boraks, dan formalin," jelas Jajat.

Dari hasil pengujian cepat di lapangan, seluruh sampel dinyatakan negatif dari kandungan bahan berbahaya tersebut. 

BACA JUGA:Resep Kastengel Keju Renyah dan Gurih: Nikmatnya Camilan Klasik untuk Lebaran!

BACA JUGA:Bupati Mukomuko Sudah Bisa Nyicil Mutasi Eselon III dan IV Atau Serentak Usai Lebaran Nanti

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: