Tiga Jenis Makanan yang Digemari Anak-Anak Zaman Sekarang

Tiga Jenis Makanan yang Digemari Anak-Anak Zaman Sekarang

Tiga Jenis Makanan yang Digemari Anak-Anak Zaman Sekarang--

RADARMUKOMUKO.COM -  Dalam beberapa tahun terakhir, pola konsumsi anak-anak Indonesia mengalami pergeseran yang cukup mencolok. Jika dahulu jajanan tradisional seperti kue cucur, onde-onde, atau lemper mudah ditemui di tangan mereka, kini pilihan lebih banyak jatuh pada makanan cepat saji, minuman manis kekinian, dan camilan berbasis cokelat atau keju yang dikemas menarik. Perubahan ini dipengaruhi oleh banyak hal, mulai dari paparan media sosial hingga strategi pemasaran yang menyasar keluarga muda.

 

Salah satu jenis makanan yang paling digemari adalah ayam goreng cepat saji. Di gerai-gerai waralaba yang tersebar dari kota besar hingga kabupaten, antrean keluarga kerap terlihat pada akhir pekan. Rani Permata, seorang ibu dua anak yang ditemui di lokasi, mengaku tidak heran dengan kegemaran tersebut. 

“Anak-anak suka karena rasanya gurih dan teksturnya renyah. Ditambah lagi ada mainan atau suasana tempat yang menyenangkan,” ujarnya. Menurutnya, faktor pengalaman makan bersama teman atau keluarga membuat makanan itu terasa lebih istimewa.

Ayam goreng cepat saji menawarkan kombinasi rasa asin dan gurih yang kuat, disertai sensasi kriuk yang memanjakan lidah. Bagi anak-anak, sensasi ini mudah diterima dan menimbulkan rasa puas. 

Selain itu, penyajiannya yang praktis dan konsisten membuat orang tua merasa lebih mudah saat memilih menu untuk anak, terutama di tengah kesibukan harian. Namun, di balik popularitasnya, para ahli gizi mengingatkan pentingnya pengaturan frekuensi konsumsi karena kandungan lemak dan natrium yang relatif tinggi.

Jenis makanan kedua yang tak kalah digemari adalah minuman manis kekinian, seperti boba, milkshake, dan aneka minuman berbasis cokelat atau teh susu. 

Di depan sebuah gerai minuman di kawasan kampus, barisan anak sekolah menengah tampak sabar menunggu pesanan mereka dipanggil. Gelas transparan dengan lapisan warna kontras seolah menjadi daya tarik visual tersendiri.

Dewi Anggraini, ahli gizi dari salah satu rumah sakit swasta di Bengkulu, menjelaskan bahwa minuman manis memiliki daya tarik kuat karena kandungan gula memberikan sensasi menyenangkan di otak. 

“Gula merangsang pelepasan dopamin yang membuat anak merasa senang. Itulah sebabnya mereka mudah menyukainya,” katanya. Ia menambahkan bahwa kebiasaan ini perlu diimbangi edukasi sejak dini agar anak memahami batas konsumsi gula harian yang dianjurkan.

Selain rasa, tampilan juga memainkan peran penting. Media sosial seperti Instagram dan TikTok membuat makanan dan minuman bukan sekadar untuk dikonsumsi, tetapi juga dipamerkan. 

Warna yang cerah, topping melimpah, serta kemasan unik menjadi faktor penentu pilihan. Anak-anak dan remaja sering kali tertarik mencoba sesuatu yang sedang viral, lalu membagikan pengalaman tersebut kepada teman sebaya.

Jenis makanan ketiga yang banyak digemari adalah camilan berbasis keju dan cokelat, termasuk dessert modern seperti donat topping berlimpah, croffle, hingga dessert box. 

Di beberapa toko roti dan kafe kecil, produk-produk ini cepat terjual, terutama pada jam pulang sekolah. Rasa manis yang lembut berpadu dengan tekstur empuk atau lumer memberikan pengalaman berbeda dibandingkan jajanan tradisional.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: