Suku Hadzabe, Masyarakat Ahli Berburu Yang Masih Ada dan Viral di Konten Medsos
Suku Hadzabe, Masyarakat Ahli Berburu Yang Masih Ada dan Viral di Konten Medsos--
RADARMUKOMUKO.COM - Masyarakat Suku Hadzabe merupakan para pemburu yang tangguh dan masih bertahan hingga sekarang.
Keunikan mereka yang masih jauh dari kategori moderen, senantiasa menjadi konten di media sosial masyarakat dunia.
Mereka hidup berburu dengan busur dan anak panah, mencari madu liar, meramu tumbuhan,hingga membangun tempat tinggal sederhana dari ranting pohon, menarik perhatian banyak orang.
Suku yang berada di Tanzania ini merupakan suku pemburu yang kehidupannya masih sangat tradisional.
Suku Hadzabe yang juga dikenal dengan Suku Hadza, tinggal di wilayah tersebut selama puluhan ribu tahun.
Suku Hadzabe diyakini sebagai keturunan langsung dari populasi pemburu-pengumpul purba Afrika Timur yang telah mendiami wilayah tersebut selama puluhan ribu tahun.
Mereka menerapkan gaya hidup nomaden, untuk bertahan hidup mereka mengandalkan hewan buruan dan tumbuhan liar seperti umbi-umbian, buah beri dan madu.
Suku ini tidak pernah bercocok tanam walau berada di hutan atau lahan yang sangat luas.
Dilansir dari beberapa sumber, Suku Hadzabe tinggal di wilayah utara Tanzania, terutama di sekitar Danau Eyasi.
Mereka mendapatkan makanan dengan berburu hewan dan mengumpulkan tumbuhan liar. Mereka berpindah-pindah mengikuti ketersediaan makanan dan air.
Suku Hadzabe memiliki bahasa unik yang disebut Hadzane, yang mengandung bunyi klik dan letupan.
Suku Hadzabe memiliki tradisi dan adat istiadat yang unik, seperti ritual malam tanpa bulan yang dilakukan pria untuk membangkitkan roh orang yang telah meninggal.
Sekarang mereka mengalami tekanan dari penggembala dan pertanian yang merambah, yang menyebabkan berkurangnya ruang terbuka yang mereka gunakan.
Suku Hadzabe dianggap sebagai salah satu contoh terbaik dari kehidupan manusia yang telah berlangsung selama beribu-ribu tahun dengan sedikit perubahan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
