Kesalahan Skincare yang Sering Dilakukan Pria: Hindari Agar Tidak Merusak Kulit
Kesalahan Skincare yang Sering Dilakukan Pria: Hindari Agar Tidak Merusak Kulit--
RADARMUKOMUKO.COM - Di tengah tren perawatan kulit yang semakin meluas ke kalangan pria di Indonesia, masih banyak yang melakukan kesalahan tanpa disadari – bahkan yang dianggap sepele bisa merusak kondisi kulit jangka panjang. Baik di perkotaan dengan tingkat polusi tinggi maupun daerah pedesaan dengan paparan sinar matahari intens, kesalahan skincare yang sering dilakukan bisa menyebabkan masalah mulai dari jerawat hingga penuaan dini. Memahami dan menghindari kesalahan ini menjadi kunci untuk mendapatkan kulit yang sehat dan awet muda.
1. Menggunakan Sabun Mandi untuk Membersihkan Wajah
Salah satu kesalahan paling umum adalah menggunakan produk yang tidak sesuai untuk wajah. Sabun mandi dirancang untuk membersihkan kulit tubuh yang lebih tebal dan memiliki kebutuhan pH yang berbeda (sekitar 9-10), sedangkan kulit wajah memiliki pH sekitar 5,5 yang lebih asam. Ketika digunakan pada wajah, sabun mandi bisa mengganggu keseimbangan pH kulit, menghilangkan minyak alami yang diperlukan, dan menyebabkan kulit menjadi kering, iritasi, bahkan memicu timbulnya jerawat akibat produksi minyak berlebih sebagai kompensasi.
2. Tidak Membersihkan Wajah Setelah Aktivitas
Banyak pria mengabaikan membersihkan wajah setelah berolahraga, berkendara jauh, atau beraktivitas di luar ruangan. Kotoran, debu, polusi, dan keringat yang menumpuk pada permukaan kulit bisa menyumbat pori-pori, menyebabkan komedo, jerawat, dan membuat kulit terlihat kusam. Bahkan jika tidak merasa kotor, membersihkan wajah dua kali sehari (pagi dan malam) adalah langkah dasar yang tidak boleh dilewatkan. Selain itu, banyak yang lupa membersihkan leher dan area dagu – bagian ini sering terkena polusi dan minyak dari leheran baju atau setelah mencukur.
3. Mengabaikan Tabir Surya
Anggapan bahwa tabir surya hanya diperlukan saat berlibur ke pantai atau untuk wanita adalah kesalahan fatal. Sinar UV dapat merusak kulit setiap hari, bahkan saat cuaca mendung atau saat berada di dalam ruangan dekat jendela. Di Indonesia dengan iklim tropis, paparan sinar matahari tinggi sepanjang tahun bisa menyebabkan kerusakan DNA kulit, bintik hitam, penuaan dini, dan meningkatkan risiko kanker kulit. Banyak pria merasa tabir surya lengket atau menyebabkan kulit berminyak, padahal kini sudah ada banyak produk yang diformulasikan khusus untuk kulit pria dengan tekstur ringan dan tidak mengkilap.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
